Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Jumlah pemakaman jenazah korban yang terpapar virus corona di TPU Buni Ayu Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten terus mengalami peningkatan.
Banyaknya jenazah per hari yang harus dimakamkan sekitar 20 jenazah bahkan lebih. Akibatnya, petugas penggali makam terpaksa bekerja kurang lebih 24 jam nonstop.
“Kemaren awal Juni itu angkanya diatas 20 jenazah dan di bulan Juli ini lebih parah sampai 36 jenazah. Itu paling banyak selama saya bertugas mengawasi data pandemi,” kata Ajat Sudrazat, salah satu pengawas TPU saat ditemui Tim TangerangNews.com di TPU Buni Ayu, Senin, 5 Juli 2021.

Untuk petugas pemakaman penggali lubang, disiagakan 3 tim di TPU khusus pasien COVID-19 tersebut. Dimana dalam satu tim terdapat empat orang petugas. Jumlah keseluruhannya kurang lebih ada sekitar 20 orang dari pengelola dan petugas penggali lubang.

Ajat mengungkapkan, yang bertugas penggali lubang itu bukan orang yang memiliki nyali biasa, tetapi nyali yang luar biasa.
Untuk bicara masalah penggali lubang tentunya teramat sangat lelah tetapi mereka mengerjakanya dengan ikhlas.

Lebih lanjut, ia pun mengajak kepada masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dan jangan kemana-mana dulu di rumah saja.
“Kami lelah bukan berarti kami menyerah, pekerjaan kami berat dengan sedikitnya yang meninggal itu meringankan beban kami. Saya sangat berharap bahwa virus corona ini cepat berakhir,” tandasnya.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memulai penyusunan dokumen kriteria kesiapan (readiness criteria), sebagai bagian dari dukungan terhadap rencana pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews