Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com-Makam Syeh Mubarok

Syeh Mubarok yang nama aslinya Ki Indit berasal dari Yaman. Beliau adalah seorang ulama besar penerus perjuangan Syeh Mas Masad yang telah wafat, Syeh Mubarok terus berjuang menegakan agama tauhid yaitu Islam dengan Gigihnya.
Untuk makam Syeh Mubarok berada di Jalan Cipayaeun, Kelapa Dua, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Makam Ki Maslaeng

Ki Maslaeng yang nama aslinya adalah Pangeran Jaya Perkasa, beliau adalah Patih sekaligus panglima perang dari kerajaan Pajajaran yang didampingi oleh Ki Seteng. Ki Maslaeng beserta bala tentaranya pada waktu itu ditugaskan untuk menghancurkan islam yang mulai masuk merambah ajaranya ke daerah kerajaan Pajajaran yang pada masa itu kerajaan banten di rajai oleh Sultan Maulana Hasanudin.
Makam Ki Maslaeng berlokasi di Kampung Mampelem, Mata Gara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Makam Ki Seteng

Ki Seteng yang nama aslinya Embah Terong Peot yang kesaktianya menyamai Ki mas Laeng. Beliau juga merupakan panglima perang yang ditugaskan untuk menghancurkan islam yang mulai masuk merambah ajaranya ke daerah kerajaan Pajajaran.
Makam Ki Seteng sama lokasinya dengan makam Ki Maslaeng yaitu di Kampung Mampelem, Mata Gara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.
Warga di kawasan GOR Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat panik setelah lingkungannya tiba-tiba tergenang air usai hujan deras pada Sabtu, 2 Mei 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews