Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah menyampaikan, bahwa kondisi di wilayahnya saat ini semakin minim tempat pemakaman umum (TPU).
“Minim saat ini. Tetapi kita lagi siapkan lahan baru, tak jauh dari Selapajang Jaya, yakni di Kedaung. Ada sekitar dua hektare yang kita siapkan. Mungkin bisa menampung 5.000 jenazah,” ujar Arief, Senin 12 Juli 2021, siang kepada wartawan.
Dia mengatakan, kondisi saat ini di TPU Selapajang Jaya hanya tersisa kemungkinan satu sampai dua hari lagi sudah tak mencukupi. Sebab, dalam satu hari sekitar 30 orang berjatuhan karena COVID-19.
“Ya sudah habis lahannya, makanya kami sedang mengejar yang dua hektare di Kedaung Wetan,” ujarnya.
Arief Wismansyah menghimbau masyarakat untuk mematuhi kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat, agar korban tidak terus bertambah.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPanitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kawasan Industri Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Rabu 26 Agustus 2026.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara blak-blakan menyoroti masih banyaknya perusahaan yang tidak melaporkan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) mereka kepada pemerintah daerah.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews