Connect With Us

Kota Tangerang Darurat Tempat Pemakaman Umum

Tim TangerangNews.com | Senin, 12 Juli 2021 | 17:19

Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah menyampaikan, bahwa kondisi di wilayahnya saat ini semakin minim tempat pemakaman umum (TPU). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah menyampaikan, bahwa kondisi di wilayahnya saat ini semakin minim tempat pemakaman umum (TPU). 

“Minim saat ini. Tetapi kita lagi siapkan lahan baru, tak jauh dari Selapajang Jaya, yakni di Kedaung. Ada sekitar dua hektare yang kita siapkan. Mungkin bisa menampung 5.000 jenazah,” ujar Arief, Senin 12 Juli 2021, siang kepada wartawan. 

Dia mengatakan, kondisi saat ini di TPU Selapajang Jaya hanya tersisa kemungkinan satu sampai dua hari lagi sudah tak mencukupi. Sebab, dalam satu hari sekitar 30 orang berjatuhan karena COVID-19.

 

“Ya sudah habis lahannya, makanya kami sedang mengejar yang dua hektare di Kedaung Wetan,” ujarnya. 

Arief Wismansyah menghimbau masyarakat untuk mematuhi kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat, agar korban tidak terus bertambah.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill