Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar
Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TANGERANGNEWS.com-Baru memasuki hari keenam di Juli ini, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan telah memakamkan sebanyak ratusan jenazah yang wafat akibat terinfeksi COVID-19.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kasus kematian di Tangsel ini masih cukup mengkhawatirkan.
"Sampai pukul 14.30 WIB, total yang dimakamkan ada 18 jenazah. Total ada 220 jenazah untuk bulan Juli, itu dari tanggal 1 sampai 6 Juli ini," ujar Kepala TPU Jombang, Tabroni, Selasa, 6 Juli 2021.
Dirinya mengatakan, tingginya kasus kematian tersebut juga terlihat dari jumlah jenazah yang dimakamkan perharinya.
Pada awal Juli ini, petugas selalu memakamkan lebih dari 40 jenazah dalam sehari.

"Ya Sabtu kemarin ada 44 jenazah, Minggu ada 47 jenazah, dan Senin kemarin ada 43 jenazah, angkanya terus melonjak," terangnya.
Kondisi tersebut, kata Tabroni, jelas membuat petugas pemakaman kewalahan.
Dengan demikian, ia terpaksa untuk mengerahkan dua unit alat berat guna meringankan tugas para penggali makam.
"Untuk beko kita sudah ada penambahan, karena ada lonjakan kita tambah beko. Setiap hari kita lembur," tuturnya.
Tercatat sementara ini, sudah terdapat sebanyak 1.331 jenazah yang telah dimakamkan di TPU Jombang, Ciputat, Tangsel.
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TODAY TAGWarga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.
Pegawai bank keliling berinisial PG, 25, mengalami trauma berat imbas peristiwa penganiayaan dan pelecehan seksual diduga dilakukan oleh lima rekan kerjanya di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews