Connect With Us

Terhimpit Ekonomi, Pria Ini Modal Pisau Nekat Rampok Minimarket di Cisauk

Rachman Deniansyah | Jumat, 13 Agustus 2021 | 15:17

Ilustrasi Perampok Minimarket. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Berbekal sebilah pisau sangkur, pria berinisial S, 26, nekat merampok salah satu minimarket yang terletak di wilayah Desa Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang. 

Saat menjalankan aksi kejahatannya itu, S sempat menodongkan senjata tajamnya kepada salah satu kasir perempuan berinisial M. 

Peristiwa tersebut pun dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Cisauk Iptu Margana. Menurutnya, aksi perampokan itu terjadi pada Minggu, 8 Agustus 2021 lalu. Sambil mengancam, pelaku berhasil membawa kabur uang hasil penjualan senilai Rp2,7 juta. 

"Ya benar. Jadi tersangka S berusia 26 tahun ini dia datang seorang diri ke lokasi pakai motor. Kemudian dia memang sudah menyiapkan senjata tajam berupa pisau yang menyerupai sangkur," ujar Margana kepada TangerangNews.com, Jumat, 13 Agustus 2021. 

Margana mengatakan, saat menjalankan aksinya itu pelaku sudah mengawasi kondisi sekitar terlebih dahulu. Ia beraksi saat minimarket tersebut sepi pembeli. 

"Begitu masuk dia hanya ada dua orang karyawan. Dia langsung menodong si kasirnya. Dia todong untuk meminta uang. Karena ketakutan si kasir buka laci dan menyerahkan uang kepada tersangka. Senilai Rp2,7 juta," tuturnya. 

Usai berhasil mendapatkan uang yang dia mau, pelaku pun langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor yang ia kendarai sebelumnya. 

Namun ketika itu, ia diikuti oleh salah satu petugas kemanan yang ada di sekitar lokasi. Kemudian salah satu pegawai lainnya, melaporkan kejadian itu ke pihak polisi. 

Akhirnya, tak jauh dari lokasi perampokan, pelaku berhasil diamankan polisi. 

"Kita langsung berhasil tangkap pelaku, sekitar setengah jam kemudian. Kita tangkap dia di jalan," ungkap Margana. 

Margana menuturkan, pelaku nekat melakukan aksi perampokan lantaran kondisinya yang memang sedang terhimpit ekonomi. 

Ditambah lagi, pemuda yang kini hanya tinggal bersama orang tuanya itu belum memiliki pekerjaan. 

"Motifnya ekonomi. Dia mengaku melakukan perbuatan itu memang karena kebutuhan, dia sedih juga enggak kerja," tuturnya. 

Atas kondisi perekonomian yang sulit itulah, Margana berkeputusan untuk mendatangi kediaman orang tua pelaku. 

"Kita berempati kemarin melihat kondisi keluarga orang tuanya. Sedikit banyak kita kasih bantuan sembako kepada keluarganya," kata Margana. 

Kendati demikian pelaku harus tetap dihukum. Saat ini, S harus mendekam di balik jeruji besi. 

"Kita jerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, ancaman hukuman 4 tahun," pungkasnya.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill