Connect With Us

Keributan Terjadi di Clique Bar Gading Serpong, Pengunjung Lapor Polisi Ngaku Dikeroyok 

Rachman Deniansyah | Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:11

Suasana Bar Clique Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tiga pria pengunjung Bar Clique Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, diduga telah menjadi korban pengeroyokan, Sabtu, 16 Oktober 2021 lalu. 

Korban masing-masing berinisial SF, AG, dan BY. Mereka diduga dikeroyok oleh petugas keamanan tempat hiburan malam tersebut. 

Dugaan pengeroyokan itu, dipicu hanya lantaran meminta atau me-request lagu di bar tersebut. 

Saat itu, sebut SF, sikap pegawai justru tak mengenakkan hatinya. Sehingga salah satu dari mereka ada yang menegur pegawai bar tersebut. 

"Nah saat pulang turun ke bawah, di parkiran tiba-tiba BY dan AG tuh udah cekcok aja sama pegawai dan security situ. Selang beberapa menit tiba-tiba langsung dikeroyok gitu aja," ujar SF seperti dilansir dari Tribunnews.com, Minggu, 17 Oktober 2021. 

Melihat insiden itu, sontak SF pun berusaha untuk melerai keributan itu. Namun justru, ia menyebutkan dirinya turut ikut dikeroyok. 

Ia menyebut, sempat didorong dan dicekik dalam keributan itu. 

Tiba-tiba beberapa orang petugas keamanan langsung mendorong dan mencekiknya. Sehingga mengalami luka di sekujur tubuh. 

“Handphone saya pun sempat dirampas oleh mereka, karena mereka menuding saya telah merekam kejadian pengeroyokan kedua teman saya,” paparnya. 

Atas yang dialaminya itu, ketiga pria tersebut melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tangerang Selatan. 

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Kepolisian. Saat berusaha dihubungi, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra juga belum memberikan keterangannya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TANGSEL
Bermasalah Soal Perizinan, Pemkab Bogor Hentikan Olah Sampah dari Tangsel di Cileungsi

Bermasalah Soal Perizinan, Pemkab Bogor Hentikan Olah Sampah dari Tangsel di Cileungsi

Rabu, 14 Januari 2026 | 09:43

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menghentikan sementara aktivitas pengolahan sampah domestik yang dikirim dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill