Connect With Us

Kabar Baik, Kabupaten Tangerang Hapus Denda hingga Kurangi Pokok PBB

Tim TangerangNews.com | Senin, 18 Oktober 2021 | 22:24

Program Oktober Gemilang Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang dalam rangka HUT Kabupaten Tangerang ke-389, kembali menggelar Program Oktober Gemilang yakni relaksasi sanksi denda administrasi PBB P2 yang diberikan khusus kepada wajib pajak PBB selama bulan Oktober 2021. 

“Program tersebut juga merupakan program lanjutan dari program sebelumnya yakni September Bangkit dan merupakan kontribusi pemerintah dalam meringankan beban masyarakat di masa pandemi,” ujar Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja dikutip dari laman Pemkab Tangerang, Senin 18 Oktober 2021. 

Soma menerangkan, nantinya penghapusan denda tersebut akan terhapus otomatis bagi buku golongan 1 hingga golongan 5 melalui sistem dengan melakukan pengecekan di aplikasi iPBB Kabupaten Tangerang. 

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa tidak hanya penghapusan denda, dalam program tersebut juga berlaku pengurangan pokok PBB berbasis pengajuan bagi kelompok yang sudah ditentukan dengan ketentuan berlaku, seperti veteran, pensiunan, korban bencana alam maupun non alam dan juga kelompok petani yang gagal panen. 

“Bapenda juga memberikan kemudahan dengan adanya penundaan jatuh tempo kembali tanpa denda,” kata Soma. 

Menurut dia, hingga saat ini nilai insentif yang diberikan selama program Juli Peduli, Gebyar Agustus hingga September Bangkit kurang lebih sudah mencapai Rp20 miliar. 

Selanjutnya Soma mengimbau masyarakat untuk tetap taat membayar kewajibannya agar terhindar dari kesulitan di kemudian hari, karena PBB ini adalah pajak yang menganut unsur kekayaan dan jika warga rutin membayar pajak maka menjadi salah satu indikator telah melakukan pengamanan dan penguasaan terhadap asetnya. 

“PBB juga cenderung terjangkau bagi masyarakat, dengan tarif 0,15 persen hingga 0,225 persen. Maka manfaatkan momentum ini, mari kita bangkitkan ekonomi, mari kita bergerak untuk pulihkan ekonomi dan juga bangkit,” jelas dia.

Soma menambahkan, uang pajak yang masuk nantinya digunakan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Tangerang seperti pelayanan, pemberdayaan, serta pembangunan masyarakat Kabupaten Tangerang semakin gemilang. 

Sementara itu, Eko Yulipurwanto, salah satu warga Desa Manukung, Jambe yang merasakan program Oktober Gemilang menuturkan bahwa program tersebut cukup membantu di masa pandemi ini. 

“Dengan adanya program Oktober Gemilang, saya merasa dimudahkan karena saat membayar pajak tanpa dikenakan denda,” ujarnya. 

Dirinya berharap program seperti Oktober Gemilang ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

TANGSEL
Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Senin, 2 Februari 2026 | 21:19

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menekankan pentingnya peran pers profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penjaga ruang publik dari disrupsi digital.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill