Connect With Us

Target Belum Tercapai, Kabupaten Tangerang Percepat Vaksinasi di RT/RW 

Tim TangerangNews.com | Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:38

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi. (@TangerangNews / Pemkab Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Setelah keluar dari wilayah aglomerasi karena belum tercapainya target vaksin Covid-19, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, akan meningkatkan akselerasi sasaran vaksinasi Covid-19 di tingkat RT/RW di daerah itu.

"Upaya kita bersama TNI/Polri tetap meningkatkan capaian vaksin Covid-19 dengan turun langsung ke RT/RW," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmidzi di Tangerang, Selasa 19 Oktober 2021, dilansir dari Antara.

Hendra menegaskan, dengan dilakukannya akselerasi sasaran vaksin dari pintu ke pintu ke tingkat RT/RW ini, diharapkan dapat membantu pencapaian angka target sebesar 70 persen penduduk di wilayahnya.

Ia menuturkan saat ini Pemkab Tangerang juga sedang mengupayakan kehadiran sentra atau gerai-gerai vaksinasi yang dilakukan oleh TNI/Polri dan swasta untuk menyentuh masyarakat pelosok.

Di samping itu, dengan belum tercapainya target vaksinasi di Kabupaten Tangerang, dikarenakan banyaknya warga setempat yang melakukan vaksinasi di luar daerah. Sehingga, data tersebut tidak masuk ke dalam data capaian vaksinasi yang ada.

"Rata-rata warga Kabupaten Tangerang sudah divaksinasi di DKI, Kota Tangerang, dan Tangsel. Jadi datanya tidak masuk ke sini. Kalau semua masuk mungkin sudah 75 persen," ujarnya.

Hingga Senin 18 Oktober 2021, perkembangan capaian vaksinasi di Kabupaten Tangerang baru 56 persen atau 1,434 juta dosis dari target 2,5 juta jiwa hingga akhir tahun. "Kita terus koordinasi, dan saat ini yang dinilai adalah yang dilayani di kabupaten/kota," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan sesuai persetujuan Presiden Jokowi, syarat penurunan level PPKM di kabupaten/kota di wilayah aglomerasi diubah berdasarkan pencapaian vaksinasi kabupaten/kota itu sendiri.

Sebagian besar kabupaten/kota di wilayah Jabodetabek yang seharusnya sudah bisa turun level dari PPKM level 3 menjadi level 2 itu tidak bisa turun level, lantaran kabupaten/kota khususnya Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor belum mencapai target vaksinasi.

"Tadi Pak Presiden memberikan arahan untuk tidak menahan terus kabupaten/kota yang lain, maka Bogor dan Tangerang dikeluarkan dari aglomerasi Jabodetabek (untuk penilaian level)," kata Luhut dalam konferensi pers di Jakarta, Senin 18 Oktober 2021.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill