Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Pabrik korek api gas di kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, masih terbakar atau belum padam, Rabu 3 November 2021 pagi.
Sebelumnya, si jago merah berkobar di pergudangan yang dipenuhi korek api gas tersebut pada Selasa, 2 November 2021 sekitar pukul 15.40 Wib.
Sehingga, kebakaran pabrik korek tersebut berlangsung sudah hampir 24 jam. Diduga api berasal dari percikan korek api.
Baca Juga :
"Sampai pagi ini masih pendinginan, beberapa titik api masih nyala, terutama di bawah reruntuhan bangunan," ungkap Abdul Munir, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang.
Sejak tadi malam, petugas pemadam kebakaran masih terus berjibaku memadamkan api. Sebab, kobarannya menghanguskan isi gudang dan beberapa bangunan lainnya.
Namun dipastikan, tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Sebab, berdasarkan keterangan anak pemilik gudang, semua karyawan berjumlah 80 orang selamat.
"Tapi tidak bisa menyelamatkan isi gudang, bahkan dua unit mobil terbakar, satu unit mobil bok, satu unit mobil sedan dan beberapa unit motor milik karyawan," jelas Munir.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGSuasana kawasan pemukiman padat penduduk di sekitar Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mendadak mencekam pada Minggu pagi, 26 Juli 2026.
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews