Pabrik tahu di Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang terbakar pada Senin 11 Oktober 2021. (Ahmad Irfan Fauzi / TangerangNews.com@2021)
TANGERANGNEWS.com-Pabrik tahu di Kelurahan Tajur, Ciledug, Kota Tangerang pada Senin 11 Oktober 2021 sekitar pukul 00.15 terbakar. Akibatnya, seluruh bangunan hangus terbakar. Namun, korban jiwa diketahui tidak terdapat. Hanya kerugian materi yang harus diderita pemilik pabrik tersebut.
Menurut warga sekitar, diduga pabrik yang memproduksi tahu itu mengalami korsleting listrik.
“Enggak tahu sebab aslinya api berasal dari mana. Tetapi diduga berasal dari korsleting listrik,” ujar Solihin saat ditemui TangerangNews.
Tampak bangunan pabrik tahu itu sudah luluh lantak. Sedangkan sebanyak empat armada pemadam kebakaran tampak di lokasi kejadian.
Sementara dua armada dari Polsek Ciledug tampak juga di lokasi kejadian. Pemukiman pabrik tahu tersebut memang berada di pemukiman padat, sehingga petugas pemadam kesulitan menjangkau lokasi. Dari tiga armada besar, hanya satu yang berhasil masuk ke lokasi kejadian.
Karenanya, tak ayal salah satu kendaraan pemadam kebakaran, sempat menabrak pagar rumah warga sekitar dan atapnya.
Gubernur Banten Andra Soni menyebut tingginya tumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran yang masih berlangsung.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.