Connect With Us

Kali di Perumahan Bukit Tiara Cikupa Tangerang Tercemar Limbah Sejak Lama

Tim TangerangNews.com | Jumat, 17 Desember 2021 | 17:56

Aliran kali di kawasan Perumahan Bukit Tiara, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, diduga telah tercemar limbah industri. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com-Aliran kali di kawasan Perumahan Bukit Tiara, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten diduga telah tercemar limbah industri sejak bertahun-tahun lalu, namun hingga kini pencemaran itu belum kunjung teratasi.

Menurut sejumlah warga Perumahan Bukit Tiara, terjadinya kasus pencemaran air kali tersebut sudah lama terjadi. Warga mengaku pencemaran air itu sudah pernah dilaporkan ke pihak dinas terkait.

"Dulu sudah kita laporkan juga terkait pencemaran ini, dan kita juga sudah coba menelusuri ke hulu kali tapi tidak ketemu sumbernya dari mana,"  ujar sejumlah warga yang minta tidak disebutkan jati dirinya, Kamis 16 Desember 2021, dikutip dari Antara. 

Akibat pencemaran tersebut, selain menimbulkan polusi bau, juga mengakibatkan pencemaran terhadap tanaman padi milik warga sekitar. Selama ini aliran kali masih dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian setempat.

"Kadang-kadang ada bau dan kadang-kadang tidak, hanya dari warnanya saja berubah. Tetapi kondisi seperti itu juga masih digunakan untuk aliran sawah," katanya.

Warga menduga, pencemaran aliran kali ini tidak dialami warga Perumahan Bukit Tiara, Desa Pasir Jaya saja karena aliran kali tersebut juga melewati beberapa desa yang ada di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Warga berharap kepada pemerintah setempat khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang agar segera mencari solusi dan menyelesaikan kasus pencemaran limbah industri itu.

"Saya berharap, pemerintah segera bisa menyelesaikan pencemaran aliran kali ini, karena ini sudah merugikan masyarakat," katanya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill