Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com-Selama libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2022, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan tes arpid antigen secara acak terhadap warga maupun wisatawan. Untuk keperluan ters itu, telah disiapkan 1.100 alat tes cepat antigen.
"Dari 44 posko pantau yang disiapkan, ada 11 posko yang kita isi pelayanan kesehatan tes rapid antigen dengan masing-masing menyediakan 100 alat tes antigen," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi seperti dilansir dari Antara, Kamis 30 Desember 2021.
Saat ini, Pemkab Tangerang masih memiliki stok sekitar 80 ribu alat tes antigen yang bisa digunakan jika stok alat pemeriksaan di posko-posko habis.
Tes antigen sudah dilakukan secara acak pada 400 warga dan hasilnya semuanya negatif, tidak ada yang terserang COVID-19.
“Pemkab dengan dukungan dari TNI dan Polri sudah siap melakukan pengamanan serta pengawasan, untuk mencegah penularan COVID-19 pada masa libur akhir tahun,” jelasnya.
Selain melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19, pihaknya juga bekerja sama dengan TNI dan Polri menyelenggarakan pelayanan vaksinasi bagi warga yang belum mendapat suntikan vaksin COVID-19.
"TNI-Polri juga sudah menyiapkan petugas vaksinator dan gerai vaksin di posko pantau," katanya.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TODAY TAGAktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews