Connect With Us

Pengedar Sabu di Kresek Tangerang Diciduk di Pinggir Jalan

Tim TangerangNews.com | Selasa, 1 Februari 2022 | 10:34

Ditresnarkoba Polda Banten menangkap pengedar narkotika di Kampung Sukamulya, Kelurahan Desa Tanjakan, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Bidhumas Polda Banten)

TANGERANGNEWS.com-Pengedar narkotika jenis sabu-sabu berinisial ID, 28, berhasil diringkus aparat Ditresnarkoba Polda Banten di Kampung Sukamulya, Kelurahan Desa Tanjakan, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten pada Minggu 30 Januari 2022 pukul 21.00 WIB .

Dirnarkoba Polda Banten Kombes Suhermanto menyampaikan, pengungkapan pelaku peredaran narkotika jenis sabu tersebut berawal dari informasi masyarakat. “Bahwa ada peredaran gelap sabu di kampung tersebut. Kemudian informasi itu ditindaklanjuti oleh anggota yang selanjutnya melakukan penangkapan terhadap ID,” kata Suhermanto pada Senin 31 Januari 2022.

Saat menangkap pelaku, ujar Suhermanto, polisi melakukan penggeledahan di pinggir jalan tepatnya di Kampung Sukamulya, dan ditemukan barang bukti satu buah plastik klip bening. 

“Di dalamnya terdapat lima plastik klip bening yang masing-masing berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat brutto lebih dari 1,13 gram,” terang Suhermanto.

Suhermanto menyebutkan, tersangka atas perbuatannya dijerat pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai dengan 20 tahun penjara. 

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini ID mendekam di Rumah Tahanan Polda Banten,” ujar Suhermanto.

Sebelum melakukan penangkapan terhadap ID, Ditresnarkoba Polda Banten berhasil membekuk MK, 28, pengedar sabu lainnya pada Jumat 28 Januari 2022 pukul 14.00 WIB di Desa Tegalwangi, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Suhermanto menyampaikan pengungkapan pelaku peredaran sabu itu juga berawal dari informasi masyarakat. Dari pengungkapan tersebut polisi mengamankan barang bukti berupa satu dompet bahan kain warna putih yang di dalamnya terdapat dua bungkus plastik klip bening besar yang di dalamnya terdapat kristal putih diduga narkotika jenis sabu.

Selain itu, empat bungkus plastik klip bening yang di dalamnya terdapat kristal putih diduga sabu, satu buah kotak plastik bening yang di dalamnya terdapat lima bungkus plastik klip bening yang di dalamnya juga terdapat kristal putih yang diduga sabu. ”Ditemukan di kantong celana sebelah kiri yang digunakan oleh tersangka, dengan berat keseluruhan brutto 14,26 gram,” ungkapnya.

Suhermanto menerangkan, dari hasil pemeriksaan terhadap MK diketahui sabu tersebut didapatkkan dari KW yang merupakan DPO. “MK mendapatkan sabu dari rekannya, tujuan tersangka mengambil sabu tersebut yaitu untuk dijual kembali,” kata Suhermanto.

KOTA TANGERANG
Dialog Terbuka dengan Mahasiswa, Maryono Pastikan Anggaran Kota Tangerang Tak Ada yang Ditutup-tutupi

Dialog Terbuka dengan Mahasiswa, Maryono Pastikan Anggaran Kota Tangerang Tak Ada yang Ditutup-tutupi

Minggu, 1 Maret 2026 | 16:50

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang diwarnai aksi sekaligus audiensi gabungan mahasiswa dari sejumlah kampus.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

NASIONAL
Semarakkan Ramadan, PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya 

Semarakkan Ramadan, PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya 

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:51

Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) kembali menggulirkan program promo penambahan daya listrik bagi pelanggan rumah tangga.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill