Connect With Us

Suami Bunuh Istri di Sepatan Tangerang Diawali Pertengkaran

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 9 Februari 2022 | 13:59

Pembunuhan yang diduga dilakukan oleh seorang suami kepada istrinya sendiri terjadi di Desa Gempolsari RT 03/03, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Selasa 8 Februari 2022 sekitar pukul 18.00 WIB. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa berdarah suami membunuh istrinya di di kampung Gempolsari, Sepatan, Kabupaten Tangerang pada Selasa 8 Februari 2022, diawali dari pertengkaran.

Namun, sang suami, Nain, 58, kesal hingga kemudian mengambil pisau dan menusuk istrinya, Nemah, 54.

"Istrinya sempat melakukan perlawanan dan merebut pisau dari tangan suami. Selanjutnya suami mengambil golok dan kembali membacok istri," ungkap Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin, Rabu 9 Februari 2022.

Adapun kondisi pelaku kritis dan ditemukan luka di beberapa bagian tubuhnya. Sedangkan korban meninggal di lokasi kejadian. 

"Pelaku mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya diduga saat pisau yang digunakan untuk menusuk direbut oleh korban," jelasnya.

Saat ini, polisi sudah mengamankan barang bukti berupa satu buah pisau dan golok. Namun, motif pembunuhan yang dilakukan pelaku yang merupakan pedagang ini masih diselidiki lebih lanjut.

"Masih kita dalami lagi motifnya," pungkasnya.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Dulu Rusak dan Kebanjiran, Akses Jalan Industri di Jatiuwung Kini Mulus Dibeton Pemprov Banten

Dulu Rusak dan Kebanjiran, Akses Jalan Industri di Jatiuwung Kini Mulus Dibeton Pemprov Banten

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:21

Warga Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang kini dapat bernapas lega. Jalan Kopi yang selama bertahun-tahun rusak, kini telah berubah menjadi jalan beton yang kokoh.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill