Connect With Us

Sejumlah Komoditas Pangan di Kabupaten Tangerang Terkendala, Operasi Pasar Tak Efektif

Tim TangerangNews.com | Selasa, 15 Maret 2022 | 10:06

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. (@TangerangNews / Diskominfo Kab. Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyebut saat ini ada beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga serta kelangkaan di antaranya seperti pada komoditas daging sapi dan minyak goreng.

"Untuk minyak goreng agak susah dan daging sapi agak mahal. Selain itu, harga cabai pun saat ini sudah merambat naik dan selebihnya dijamin relatif aman," kata Zaki  Tangerang, Senin 14 Maret 2022, seperti dilansir dari Antara.

Zaki mengatakan, pihaknya tidak akan melakukan operasi pasar walau ada beberapa komoditas pangan yang mengalami kendala. "Operasi pasar tidak efektif dan hanya akan menimbulkan kerumunan sehingga dapat melanggar protokol kesehatan di masa Covid-19 sekarang ini," ujarnya.

Menurut dia, untuk menangani kendala tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan langsung melakukan pendistribusian bahan pokok ke desa-desa dan warung-warung yang tergabung dalam industri kecil menengah (IKM).

"Kami ini bukan produsen, kami mendapat bantuan dari pemerintah pusat, Perum Bulog, jadi selama bantuan stok pangan itu datang kami langsung distribusikan ke toko sembako, pasar, pengecer hingga warung-warung," ungkapnya.

Meski terkendala beberapa komoditas, Zaki menjamin stok dan ketersediaan bahan pokok berada dalam kondisi aman guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode bulan puasa sampai Hari Raya Idul Fitri 2022. "Bahan pokok aman, seperti beras juga aman hingga Lebaran nanti," ucap Zaki.

Ia juga menambahkan, untuk terkait persiapan menghadapi bulan suci Ramadan, Pemkab Tangerang masih menunggu arahan dan petunjuk dari pemerintah pusat. "Hal itu terkait teknis salat Tarawih dan salat Idul Fitri, dibolehkan atau tak warganya melangsungkan mudik lebaran dan lain sebagainya, kita masih menunggu instruksi pemerintah pusat," tuturnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Simak Syarat dan Kriteria Penerima Bantuan Bedah Rumah di Kota Tangsel

Simak Syarat dan Kriteria Penerima Bantuan Bedah Rumah di Kota Tangsel

Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menetapkan regulasi dan kriteria terperinci bagi masyarakat yang hendak mengakses program bantuan perbaikan Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH).

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill