Connect With Us

Cegah Stunting, Calon Pengantin di Kabupaten Tangerang Diperiksa Kesehatannya

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 18 April 2022 | 09:12

Ilustrasi pengantin. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Para calon pengantin (catin) di Kabupaten Tangerang diberikan pendampingan dan juga pemeriksaan kesehatan melalui program Calon Pengantin Kondisi Sehat Prima (Catin Kasep) dari pemerintah daerah setempat. Hal ini sebagai upaya menekan angka stunting di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Sri Indriyani, mengatakan pendampingan tersebut bertujuan untuk membentuk kesiapan lahir dan batin bagi catin sebelum melaksanakan pernikahan.

Tahapan pendampingan ini, nantinya catin akan diperiksa kesehatannya dengan pengecekan fisik dan juga tes laboratorium untuk memastikan apakah ada permasalahan pada gizi atau tidak.

“Kami juga akan memberikan penyuluhan mengenai pencegahan stunting serta hal-hal apa saja yang diperlukan bagi seorang catin, untuk mempersiapkan dirinya dalam menjalani pernikahan dan kehamilan," ujarnya, Senin 18 April 2022.

Menurut dr. Indriyani, pendampingan tersebut dilakukan agar catin dapat melahirkan generasi bebas stunting dan juga sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga nantinya dapat menekan angka stunting, terutama di wilayah Kabupaten Tangerang.

Setelah mendapatkan pendampingan dari Dinkes, pada catin juga akan mendapatkan bimbingan persiapan mental untuk pernikahan dari Kementerian Agama (Kemenag).

"Nantinya jika para catin telah menyelesaikan tahap pendampingan dan juga pemeriksaan, mereka akan mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan sebagai salah satu persyaratan melanjutkan ke tahapan yang berikutnya," tuturnya.

 

Diketahui pendampingan bagi catin akan difokuskan di 10 wilayah Puskesmas, delapan di antaranya yang terdapat desa lokus stunting yaitu Puskesmas Jambe, Cisoka, Rajeg, Kresek, Tegal Angus, Mauk, Sepatan, Kemiri dan dua puskesmas di sekitar Ibukota Kabupaten Tangerang, yakni Puskesmas Tigaraksa dan Cikupa.

Selanjutnya pendampingan berupa bimbingan pernikahan dan pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin akan dikawal sepenuhnya oleh DPPKB Kabupaten Tangerang, dengan pelaporan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) dengan aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil).

Nurbaiti perwakilan BKKBN Provinsi Banten mengatakan akan bersinergi dengan Pemkab Tangerang dalam menekan angka stunting.

"Kami juga membuat aplikasi yang bernama Elsimil untuk mendata hasil pendampingan dan juga pemeriksaan yang sudah dilakukan oleh catin," katanya.

Ia menyebutkan pelaporan hasil pendataan tersebut nantinya akan dibantu oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa/Kelurahan yang terdiri dari Bidan, Kader KB dan Kader PKK.

Adapun saat ini prevelensi stunting di Kabupaten Tangerang yang bersumber dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yakni berada pada angka 23,3 persen dimana target nasional berada pada angka 14 persen pada tahun 2024.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

TANGSEL
Korban Tewas Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bertambah Usai Dirawat Intensif, Total Jadi 3 Orang

Korban Tewas Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bertambah Usai Dirawat Intensif, Total Jadi 3 Orang

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:58

Jumlah korban meninggal dunia akibat insiden ledakan tabung di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bertambah menjadi tiga orang.

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill