Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Aksi para perampok di Jalan Raya Maloko, Kampung Jatake, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang terjadi pada Selasa 19 April 2022 sekitar pukul 23.30 WIB.
Menurut kesaksian masyarakat sekitar, Alfamart itu sepi dan mencurigakan ketika malam kejadian.
“Tak seperti biasa, sepi dan mencurigakan. hanya terdapat tiga motor yang terparkir di depan Alfamart. Sayup-sayup terdengar suara orang minta tolong,” ujar Dedi warga sekitar yang kebetulan melintas di toko minimarket tersebut saat ditemui reporter TangerangNews, Rabu 19 April 2022.
Sementara itu, Herdi warga yang kediamannya berada di samping Alfamart tersebut mengatakan, seusai makan malam sekitar pukul 23.00, dia dan keluarga mendengar teriakan minta tolong dari dalam Alfamart. “Sekali, dua kali, saya mendengar. Saat ketiga kalinya, dia baru dapat memastikan, bahwa benar terdapat suara teriakan minta tolong, itu suara perempuan mas,” ujar Herdi.
Kemudian, kata dia, dirinya keluar rumah lewat pintu belakang. Setelah itu baru diketahui arah suara terdengar dari dalam Alfamart. “Baru deh saya bangunkan semua, baik keluarga maupun tetangga. Saya pukul tiang listrik biar bangunkan warga sekitar, sama teriak-teriak,” katanya.
Tak lama berselang, masyarakat sekitar pun akhirnya memadati area minimarket tersebut.
Namun, karena terdapat informasi bahwa pelaku membawa senjata api, masyarakat tidak berani masuk ke dalam Alfamart. Tetapi dalam rekaman CCTV memperlihatkan kawanan perampok membawa senjata tajam dan korban tidak ada yang berani teriak.
''Kalau di CCTV bawa golok sama bawa pisau. Kalau enggak bawa senjata ya pasti warga sini sudah geruduk itu pelakunya,'' tuturnya.
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGPusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mewaspadai potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang diakibatkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai mengusulkan perampingan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews