Connect With Us

Warga Keroyok Pencuri Sapi Hingga Berlumuran Darah di Sindang Jaya Tangerang, Truk Dibakar

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 21 April 2022 | 09:36

Satu pencuri sapi tertangkap massa saat beraksi bersama dua rekannya di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Rabu 20 April 2022, malam. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satu pencuri sapi tertangkap massa saat beraksi bersama dua rekannya di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Rabu 20 April 2022, malam. Pelaku tersebut akhirnya menjadi bulan-bulanan massa yang emosi. Sementara dua rekannya berhasil melarikan diri.

Akibat dihajar massa, pelaku berinisial AW, 41, ini ditelanjangi dan babak belur hingga berlumuran darah di sekujur tubuhnya.

Sebelumnya, ia mencoba melarikan diri usai mencuri empat ekor sapi dan empat ekor kerbau milik warga dengan menggunakan truk besar.

Beruntung, pelaku dapat diselamatkan dari amukan massa setelah Unit Reskrim Polsek Pasar Kemis yang tiba di lokasi mengevakuasinya dari permukiman warga, seperti dilansir dari Okezone, Kamis 21 April 2022.

Tak hanya mengeroyok pelaku, sejumlah warga juga melampiaskan kekesalannya dengan membakar truk milik pelaku yang digunakan untuk mengangkut sapi.

 

Hal itu dilakukan warga lantaran selain maraknya pencurian hewan ternak beberapa bulan terakhir, dalam aksinya kali ini para pelaku juga sempat menganiaya korban hingga tidak sadarkan diri.

Kerabat korban, Indra mengatakan, usai menganiaya korban, tiga pelaku kemudian mengikat tangan dan kakinya agar tidak bergerak.

Namun, saat para pelaku menaikkan sapi ke dalam truk yang dibawanya, korban yang siuman akhirnya berteriak meminta tolong hingga mengundang perhatian warga.

Tiga pelaku yang panik langsung melarikan diri. Dua orang lolos setelah berlari ke tengah persawahan. Sementara satu pelaku tertangkap dan jadi bulan-bulanan warga.

Usai diberi pertolongan medis, pelaku langsung menjalani pemeriksaan di Polsek Pasar Kemis. Sedangkan dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

TANGSEL
Wakil Wali Kota Tangsel Kutuk Guru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Siswa di Serpong, Pastikan Sanki Tegas

Wakil Wali Kota Tangsel Kutuk Guru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Siswa di Serpong, Pastikan Sanki Tegas

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:40

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras terhadap oknum guru SDN 01 Rawa Buntu, Serpong yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswanya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill