Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com-Aktivitas pengurukan tanah yang berlokasi di Blok Lame, Desa Sukabakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, distop Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kamis 2 Juni 2022.
Pasalnya tanah merah yang diuruk dengan alat berat tersebut kerap tercecer ke jalan, hingga menyebabkan kondisi jalan menjadi licin dan rawan kecelakaan.
"Berdasarkan adanya laporan warga, pengurukan ini menyebabkan jalan menjadi licin dan ini sangat membahayakan masyarakat. Jadi kita tutup (aktivitas) pengurukan tanah ini dan kita segel alat beratnya, ada dua unit," ucap Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Fachrul Rozi.
Penindakan terhadap aktivitas pengurukan atau pemerataan tanah ini merupakan agenda rutin Satpol PP Kabupaten Tangerang terhadap para pelaku usaha, sesuai amanat Perda No 20/2004 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum di wilayah Kabupaten Tangerang.
Selain menyegel alat berat, Satpol PP juga akan memanggil pihak penanggung jawab aktivitas pengurukan tersebut. "Kita segel sementara sampai proses pemeriksaan selesai. Bilamana (penanggung jawab pengurukan tanah) tidak punya izin, kami akan beri sanksi tegas," ujar Fachrul.
Sebelumnya, Satpol PP Kabupaten Tangerang menerima laporan dari warga tentang adanya aktifitas pengurukan tanah yang meresahkan. Warga mengeluh karena aktifitas tersebut membuat jalanan menjadi licin.
"Untuk masyarakat jika menemukan hal yang mengganggu dan meresahkan ketertiban umum segera laporkan kepada kami," ucap Fachrul.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TODAY TAGAktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews