Connect With Us

124 Korban Meninggal Kecelakaan di Kabupaten Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 12 September 2022 | 16:37

Truk mengalami kecelakaan di Kabupaten Tangerang. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Satlantas Polresta Tangerang mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayahnya selama Januari sampai pertengahan September 2022 mencapai 385 kejadian.

Hal itu diungkapkan Kasubnit Lakalantas Polresta Tangerang Ipda Adi Silpaturohman.

Menurutnya, dari total jumlah kecelakaan tersebut sebanyak 124 orang meninggal.

"Sedangkan korban luka berat 68 orang, dan terbanyak luka ringan berjumlah 193," ujarnya kepada TangerangNews, Senin, 12 September 2022.

Penyebab kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tangerang ini bervariasi, tetapi didominasi lalai dalam berkendara.

"Ada rem blong juga sehingga menyebabkan kerusakan parah dan meninggal dunia," jelasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Tangerang sebelum berkendara sebaiknya mengecek kelaikan kendaraan.

TANGSEL
Warga Diimbau Tak Konsumsi Ikan Mati Diduga Tercemar Zat Kimia Berbahaya di Sungai Cisadane

Warga Diimbau Tak Konsumsi Ikan Mati Diduga Tercemar Zat Kimia Berbahaya di Sungai Cisadane

Selasa, 10 Februari 2026 | 13:48

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tidak mengonsumsi ikan yang diduga mati akibat Sungai Cisadane tercemar zat kimia.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill