Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Seorang bocah berusia 13 tahun berinisial FS tewas usai terlibat kecelakaan di Jalan Raya Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat, 9 September 2022. Saat itu, korban asal Sepatan, Kabupaten Tangerang ini hendak membeli obat. Namun, korban tertabrak truk.
Kanit Lantas Polsek Sepatan Ipda Junaedi mengatakan, pihak kepolisian telah menangani kecelakaan ini.
“Sudah kami serahkan ke Polres Metro Tangerang Kota untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya kepada wartawan dikutip pada Sabtu, 10 September 2022.
Menurut Kepala Desa Sarakan Halimi, korban saat itu hendak membeli obat untuk orang tuanya yang sedang sakit.
Namun, korban tersenggol kendaraan truk tronton yang biasa mengangkut muatan tanah melintas dari arah Pakuhaji.
“Setelah menyenggol, kendaraan truk tanah tersebut mencoba untuk melarikan diri dan tetap jalan, sehingga dikejar warga yang mengetahui kejadian tersebut dan tertangkap warga,” katanya.
Ia menyebut, korban sempat dibawa ke rumah sakit di Pakuhaji, tetapi nyawanya tidak tertolong.
“Pihak korban pun minta kejadian ini diproses secara hukum," jelasnya.
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGKepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews