Isi Daya Mobil Listrik Cuma 15 Menit, PLN Tambah 6 Ultra Fast Charging di PIK 2
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:58
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
TANGERANGNEWS.com-Judi online kembali memakan korban. Kali ini seorang buruh salah satu pabrik di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Korban berinisial, HK, 47, ini pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya, pada Selasa 20 September 2022, sekitar pukul 06.00 WIB.
"Rekan kerja korban yang baru datang melihat korban sudah tergantung di sebuah pohon di depan mess karyawan," kata Kapolsek Cikupa AKP Imam Wahyu Pranomo.

Temuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak keamanan pabrik dan Polsek Cikupa. Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban yang tergantung pada seutas tali tambang.
"Saat dilakukan evakuasi, petugas menemukan sepucuk surat dikantong celana korban," ungkap Imam.
Baca Juga:
Usai Rapat, Buruh Berseragam Serikat Tewas Tergantung di Balaraja Tangerang
Cekcok dengan Istri Akibat Judi Online, Pria di Ciledug Tangerang Akhiri Hidupnya
Dalam surat tersebut, korban menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga, pemimpin perusahaan dan rekan kerjanya karena terlilit hutang akibat judi online.
"Dalam surat itu juga korban mengatakan judi online telah menghancurkan hidupnya," ujar Imam.
Saat ini, korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja. Polisi tengah menunggu pihak keluarga korban untuk mengurus jenazahnya.
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
TODAY TAGKebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
Persita Tangerang akan menjamu Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium, Minggu, 10 Mei 2026, pukul 15.30 WIB.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews