Connect With Us

Penerima BLT BBM di Solear Tangerang Dipaksa Beli Sembako Ketua RT, Sekdes: Saya Jadi Kambing Hitam

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 26 September 2022 | 16:24

Sekertaris Desa (Sekdes) Cireundeu, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Endang Hermawan. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Sekertaris Desa (Sekdes) Cireundeu, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Endang Hermawan memberikan tanggapannya terkait penerima bantuan langsung tunai (BLT) BBM di wilayahnya yang mengaku dipaksa membeli sembako ke ketua RT setempat. Endang menyatakan, dalam polemik ini pihaknya hanya menjadi kambing hitam.

"Yang jadi kambing hitam itu saya," jelasnya kepada TangerangNews.com, Senin, 26 September 2022.

Menurutnya, banyak warganya yang mempertanyakan terkait sasaran penyaluran BLT BBM. Ia mengaku, pihak hanya menerima data penerima BLT BBM dari pusat.

"Desa itu enggak tahu apa-apa. Kami hanya menerima dan yang menyalurkan pusat," kata Endang. 

Baca juga: 

Endang membenarkan kalau ada ketua rukun tetangga (RT) yang datang ke warga untuk menawarkan sembako ditukar dengan uang bantuan senilai Rp200 ribu. Namun, ia menyatakan, sebenarnya hal itu tidak ada paksaan.

"Itu kan karena waktunya kesorean, tetapi kita untuk KPM enggak ada paksaan, sekali lagi enggak ada paksaan. Malah sebelum dibagikan kita briefing dulu, soal teknisnya," tuturnya.

Sebelumnya, warga di Desa Cireundeu, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, penerima bantuan langsung tunai (BLT) BBM mengaku dipaksa membeli sembako ke ketua RT setempat.

Padahal berdasarkan aturan, BLT sebesar Rp200 ribu tersebut bisa dibelikan sembako di mana pun tanpa paksaan. Bahkan warga diancam dicoret dari daftar penerima BLT jika tidak membeli sembako yang sudah disiapkan oleh ketua RT.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:13

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill