Connect With Us

Pembatasan Jam Operasional Tidak Berjalan, Truk Tetap Bebas Melintas di Jalan Perancis Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 17 Oktober 2022 | 14:25

Truk tanah tetap melintas di Jalan Raya Perancis, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, meski ada aturan pembatasan jam operasional, Senin 17 Oktober 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aturan pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan barang yang melintas di sepanjang Jalan Perancis, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, tidak berjalan.

Masih banyak truk yang melintas meski di luar ketentuan jam operasionalnya. Padahal truk hanya diperbolehkan beroperasi pukul 22.00 WIB sampai dengan 05.00 WIB.

Bahkan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang yang berada di lokasi hanya membiarkan kendaraan berat tersebut lewat.

Seperti dikatakan warga Kecamatan Kosambi berinisial RR pada Senin 17 Oktober 2022.

Menurutnya, kondisi di Jalan Perancis, kendaraan berat seperti truk tanah masih tetap melintas bebas seperti biasanya.

Sementara penindakan petugas di lapangan untuk melarang truk hanya berlangsung sementara.

"Memang setiap hari di Jalan Perancis seperti itu. Tidak ada tindakan tegas, cuma di awal-awal saja. Tidak berapa lama truk membandel lagi," katanya.

Sedangkan adanya portal di sejumlah titik juga tidak berfungsi. Mulai dari Portal Jalan Perancis, Portal Jalan Pakuhaji dan Portal Bojong Renged dibuka begitu saja, sehingga truk tetap bisa melintas.  

"Dibangun portal juga percuma. Tidak ada petugas yang berjaga," terangnya.

Dia berharap Pemkab Tangerang konsisten menegakkan aturan pembatasan jam operasional truk dengan menerjunkan petugas di lapangan setiap hari.

"Berharap Dishub menindak, bukan malah membiarkan," tegasnya.

Diketahui sebelumnya, Pemkab Tangerang menetapkan kembali pembatasan truk melintas di Jalan Perancis Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 28 September 2022, lalu.

"Aturan ini berlaku bagi semua kendaraan angkutan barang bermuatan dan tidak bermuatan, khusus tambang tanah, pasir, dan batu," ungkap Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Tangerang Sukri.

Hal ini dilakukan sebagai sebagai upaya menegakan peraturan serta mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas. Sosialiasi pun dilakukan agar penerapan waktu operasional mobil barang lebih terkendali.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Berita Tangerang (@tangerangnewsofficial)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill