Connect With Us

Hati-hati, Melintas di Jalan Raya Pakuhaji Tangerang Minim Penerangan Akibat PJU Mati

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 11:18

Jalan Raya Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang gelap karena minim penerangan akibat lampu PJU mati. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Beberapa lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Raya Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang sejak Senin, 17 Oktober 2022 malam. Akibatnya, wilayah tersebut terpantau gelap karena minim penerangan.

Seorang pedagang di pinggir ruas Jalan Raya Pakuhaji, Hirman mengatakan, dirinya telah berusaha untuk menghubungi pihak terkait untuk memperbaiki akses penerangan di wilayah tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan.

“Harus dibenarin segera, ibaratnya memang sudah mati kalau dihubungin petugasnya harus sigap harus cepat ditangani jangan sampai menunggu berbulan bulan,” ujarnya seperti dikutip dari nonstopnews.id, Sabtu, 22 Oktober 2022.

Baca juga: Terlindas Mobil, Pemotor Tewas Mengenaskan di Jalan Raya Cadas Tangerang

Minimnya akses penerangan pada jalan tersebut membuat para pengendara yang hendak melintas harus berhati-hati lantaran dengan tidak berfungsinya PJU dapat menghambat aktivitas masyarakat dan dikhawatirkan kondisi ini dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk melakukan aksi kejahatan.

Salah satu pengendara sepeda motor, Mohamad Nur menyebut, dirinya kerap merasa was-was saat melintas Jalan Raya Pakuhaji pada malam hari. 

Menurutnya, kondisinya terasa seram lantaran gelap ditambah dengan beberapa jalan yang rusak. 

“Kesannya gelap, terus agak seram juga karena enggak kelihatan, juga banyak jalan yang rusak, dan bolong-bolong,” pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Hasil CGK di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CGK di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

KOTA TANGERANG
Simak Skema Contraflow Perbaikan Jalan Sangego Bayur Kota Tangerang

Simak Skema Contraflow Perbaikan Jalan Sangego Bayur Kota Tangerang

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:49

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menerapkan skema rekayasa lalu lintas contraflow selama proyek perbaikan ruas Jalan Sangego Selatan, Bayur, Kecamatan Periuk, berlangsung.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill