8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang
Selasa, 21 Juli 2026 | 15:46
Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.
TANGERANGNEWS.com-Beberapa lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Raya Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang sejak Senin, 17 Oktober 2022 malam. Akibatnya, wilayah tersebut terpantau gelap karena minim penerangan.
Seorang pedagang di pinggir ruas Jalan Raya Pakuhaji, Hirman mengatakan, dirinya telah berusaha untuk menghubungi pihak terkait untuk memperbaiki akses penerangan di wilayah tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan.
“Harus dibenarin segera, ibaratnya memang sudah mati kalau dihubungin petugasnya harus sigap harus cepat ditangani jangan sampai menunggu berbulan bulan,” ujarnya seperti dikutip dari nonstopnews.id, Sabtu, 22 Oktober 2022.
Baca juga: Terlindas Mobil, Pemotor Tewas Mengenaskan di Jalan Raya Cadas Tangerang
Minimnya akses penerangan pada jalan tersebut membuat para pengendara yang hendak melintas harus berhati-hati lantaran dengan tidak berfungsinya PJU dapat menghambat aktivitas masyarakat dan dikhawatirkan kondisi ini dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk melakukan aksi kejahatan.
Salah satu pengendara sepeda motor, Mohamad Nur menyebut, dirinya kerap merasa was-was saat melintas Jalan Raya Pakuhaji pada malam hari.
Menurutnya, kondisinya terasa seram lantaran gelap ditambah dengan beberapa jalan yang rusak.
“Kesannya gelap, terus agak seram juga karena enggak kelihatan, juga banyak jalan yang rusak, dan bolong-bolong,” pungkasnya.
Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.
TODAY TAGRamainya pemberitaan mengenai larangan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pemilik sepeda motor Suzuki Thunder di sejumlah SPBU wilayah, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Pertamina Patra Niaga.
RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews