Beredar Spanduk Penolakan Safari Politik Jokowi di Tangerang
Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:41
Sejumlah titik di Kabupaten Tangerang mulai terpasang spanduk penolakan kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
TANGERANGNEWS.com-Beberapa lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Raya Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang sejak Senin, 17 Oktober 2022 malam. Akibatnya, wilayah tersebut terpantau gelap karena minim penerangan.
Seorang pedagang di pinggir ruas Jalan Raya Pakuhaji, Hirman mengatakan, dirinya telah berusaha untuk menghubungi pihak terkait untuk memperbaiki akses penerangan di wilayah tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan.
“Harus dibenarin segera, ibaratnya memang sudah mati kalau dihubungin petugasnya harus sigap harus cepat ditangani jangan sampai menunggu berbulan bulan,” ujarnya seperti dikutip dari nonstopnews.id, Sabtu, 22 Oktober 2022.
Baca juga: Terlindas Mobil, Pemotor Tewas Mengenaskan di Jalan Raya Cadas Tangerang
Minimnya akses penerangan pada jalan tersebut membuat para pengendara yang hendak melintas harus berhati-hati lantaran dengan tidak berfungsinya PJU dapat menghambat aktivitas masyarakat dan dikhawatirkan kondisi ini dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk melakukan aksi kejahatan.
Salah satu pengendara sepeda motor, Mohamad Nur menyebut, dirinya kerap merasa was-was saat melintas Jalan Raya Pakuhaji pada malam hari.
Menurutnya, kondisinya terasa seram lantaran gelap ditambah dengan beberapa jalan yang rusak.
“Kesannya gelap, terus agak seram juga karena enggak kelihatan, juga banyak jalan yang rusak, dan bolong-bolong,” pungkasnya.
Sejumlah titik di Kabupaten Tangerang mulai terpasang spanduk penolakan kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
TODAY TAGDugaan penipuan perjalanan umrah dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan setelah sejumlah jemaah gagal berangkat ke Tanah Suci. Salah satu korban, Dendy Pradana, melaporkan perusahaan agen travel pada Senin 24 Agustus 2026.
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews