Connect With Us

Ternyata Banyak Lampu PJU di Kabupaten Tangerang Mati Gegara Pencurian Kabel

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 7 Juli 2022 | 12:25

Ilustrasi PJU. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Tangerang yang kerap mati hingga membuat jalanan gelap ternyata salah satunya disebabkan pencurian kabel.

Hal itu diketahui setelah ditangkapnya dua pelaku pencurian kabel optik PJU milik Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang. Kedua pelaku yang beraksi selama 2 tahun telah mencuri kabel di 81 titik di wilayah Tangerang Raya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar juga mengakui bahwa tak sedikit PJU rusak atau mati gara-gara kabel dipotong dan dicuri. Padahal pihaknya selalu memasang PJU baru setiap tahun.

"Jadi tidak salah dari 81 titik satu jalur PJU-nya pasti mati karena ada komponen kabel yang hilang dicuri. Inilah kerugian yang kemudian juga mengganggu pelayanan PJU yang diakibatkan dicurinya kabel-kabel tersebut," katanya seperti dilansir dari Merdeka, Rabu 6 Juli 2022.

Zaki mengimbau kepada masyarakat agar melaporkan jika menemukan oknum petugas baik yang mengaku dari PLN atau Telkom, yang terlihat sedang melakukan pemeliharaan PJU.

"Kalau melihat ada yang janggal, apalagi jika ditemukan indikasi pemotongan kabel, segera laporkan kepada aparat penegak hukum terdekat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Tangerang Agus Suryana mengakui ada sekitar 131 komponen PJU yang hilang di Kabupaten Tangerang.

Adapun kabel optik yang hilang dicuri ini memiliki fungsi untuk menyambungkan lampu LED dari tiang PJU satu dengan lainnya, sehingga menyebabkan lampu penerangan padam.

Dengan tertangkapnya dua pelaku pencurian kabel optik dan komponen PJU di 51 lokasi di Kabupaten Tangerang, pihaknya mengalami kerugian total hingga Rp700 juta.

Sebelumnya diketahui, Waisul Kurnia dan M. Tiofan Aditya ditangkap mencuri kabel optik PJU di Tangerang Raya. Keduanya merupakan spesialis karena sudah beraksi selama 2 tahun dengan menyamar sebagai petugas PLN.

Dalam aksinya mereka mengenakan seragam PLN dan membawa alat-alat seperti pemotong, obeng dan lain-lain.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KAB. TANGERANG
Realisasi Pajak Kabupaten Tangerang Capai Rp1,49 Triliun, Sektor Barang dan Jasa Tertinggi

Realisasi Pajak Kabupaten Tangerang Capai Rp1,49 Triliun, Sektor Barang dan Jasa Tertinggi

Minggu, 7 Juni 2026 | 18:50

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang mencatat realisasi penerimaan pajak periode Januari hingga Juni 2026 sebesar Rp1.490.115.882.752.

KOTA TANGERANG
Western Karaoke GWR Tangerang Tutup Permanen, Pegawai dan Pemandu Lagu Abadikan Momen Terakhir

Western Karaoke GWR Tangerang Tutup Permanen, Pegawai dan Pemandu Lagu Abadikan Momen Terakhir

Minggu, 7 Juni 2026 | 23:15

Salah satu tempat hiburan legendaris di Kota Tangerang, Western Karaoke, yang berlokasi di kawasan strategis Great Western Resort (GWR), Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, dikabarkan telah resmi berhenti beroperasi.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill