Connect With Us

Raih Penghargaan BILA 2022, Bupati Tangerang Ungkap Cara Bangun Kawasan Pesisir

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 8 November 2022 | 23:55

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat menerima penghargaan The Most Integrated Green Fishery Village, Ecosystem Development in Regency dalam Bisnis Indonesia Logistics Awards (BILA) 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemkab Tangerang mendapatkan penghargaan sebagai The Most Integrated Green Fishery Village, Ecosystem Development in Regency dalam Bisnis Indonesia Logistics Awards (BILA) 2022, di Manhattan Hotel Jakarta, Selasa November 2022.

Penghargaan tersebut diterima Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar karena membangun dan mengakselerasi wilayah pesisir, menjadi pusat kawasan ekonomi hijau terpadu berbasis perikanan dan pengelolaan lingkungan. Salah satunya dilakukan di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk.

"Kami berterima kasih kepada Bisnis Indonesia dan kita akan mengundang seluruh personil dan direksi Bisnis Indonesia untuk kunjungan ke Kabupaten Tangerang," ungkap Bupati Zaki seusai menerima penghargaan.

Berkat sejumlah program yang dicanangkan, kini kawasan pesisir tersebut telah berkembang menjadi wilayah ekonomi terpadu baru yang ramah ekosistem laut. Salah satu programnya adalah Gerakan Pembangunan Masyarakat Pantai (Gerbang Mapan). 

Menurut Zaki program tersebut tidak hanya berfokus pada upaya pemulihan ekonomi masyarakat pesisir tetapi juga penataan pemukiman.

Mulai dari bangunan, sanitasi hingga infrastruktur, bahkan desa nelayan tersebut juga menjadi percontohan nasional dan internasional untuk pembangunan daerah pesisir.

Keberhasilan tersebut pada akhirnya membuat Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah agenda internasional Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) Network of Local Governments (PNLG) Meeting Summit 2022.

Event internasional tersebut yang dilaksanakan pada 25-29 Oktober lalu. Seluruh delegasi dari 10 negara pun mengakui keberhasilan pembangunan di Desa Ketapang.

"Alhamdulillah salah satu daerah yakni Desa Ketapang ini menjadi lokus untuk kunjungan dan juga diskusi dari Kemitraan Kota-Kota Pesisir Pantai di Asia Timur. Ada 8 wali kota dari 10 negara di Asia Timur yang hadir berkunjung langsung melihat perkembangan di Kabupaten Tangerang," tambah Zaki.

Menurutnya, faktor utama keberhasilan pembangunan kawasan pesisir salah satunya adalah penanaman hutan mangrove yang membuat kualitas air semakin baik dan produktif untuk tambak ikan dan udang.

Bahkan selama 30 tahun terakhir abrasi yang terjadi di pesisir Kabupaten Tangerang bisa diminimalisir dengan penanaman hutan mangrove tersebut, serta berhasil menghentikan banjir rob yang kerap terjadi.

"2022 ini kami berinisiatif untuk terus memperkenalkan Kabupaten Tangerang dengan berbagai macam potensinya. Termasuk salah satunya adalah potensi daerah wisata yang memang di beberapa area kita sedang menggalakkan penanaman dan rehabilitasi mangrove, yang sudah kita lakukan dari 2014," terangnya.

Pembangunan infrastruktur seperti Pasar Pelelangan Ikan dan Pelabuhan Ketapang, serta dibangunnya Wisata Ketapang Urban Aquaculture pun menciptakan ekonomi baru.

Pemkab Tangerang secara konsisten dan simultan memfasilitasi masyarakat dengan pelatihan dan pembinaan untuk menjadi pelaku UMKM yang membangkitkan ekonomi baru di daerah pesisir.

Selanjutnya tidak hanya Desa Ketapang yang dilakukan pembenahan, setidaknya ada empat desa lagi yang menjadi fokus pembangunan desa pesisir di Kabupaten Tangerang, yaitu Desa Kronjo, Surya Bahari, Tanjung Pasir, dan Marga Mulya yang dibangun menyesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah.

KOTA TANGERANG
Sejumlah Rumah Warga Tergenang Air Gegara Tanggul Irigasi Cadas-Kukun Jebol

Sejumlah Rumah Warga Tergenang Air Gegara Tanggul Irigasi Cadas-Kukun Jebol

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:47

TANGERANGNEWS.com-Tanggul pada Kali Irigasi Cadas-Kukun yang berlokasi di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jebol pada Sabtu 17 Oktober 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill