Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com–Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang ikut 'turun tangan' mengatasi penanganan banjir di Tol Bitung, Kecamatan Curug.
Wakil rakyat tersebut telah melakukan rapat bersama para pihak terkait seperti Jasamarga, Pemerintah Kabupaten Tangerang, dan perwakilan warga Desa Kadu untuk menindaklanjuti persoalan banjir Tol Bitung.
Selain itu, pihak Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang juga telah meninjau lokasi banjir Tol Bitung, Kamis, 17 November 2022.
"Kami melihat bahwa beberapa masalah, yang pertama pasca-banjir ada yang terdampak, dan ada korban banjir. Kami bersama langsung ke lokasi untuk bagaimana menyelesaikan banjir dan surut, itu jangka pendeknya," ujar Deden Umardani, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang.
BACA JUGA: Begini Upaya Jangka Panjang Jasa Marga Cegah Banjir di Pintu Tol Bitung Tangerang
Adapun terkait penanganan banjir jangka panjang, kata Deden, pihaknya akan melakukan rapat lanjutan.
"Intinya kami bersama akan memikirkan bagaimana supaya menyelesaikan banjir tidak hanya satu hari saja, tetapi agar tidak di masa depan nanti potensi banjir bisa teratasi," katanya.
Penanganan banjir di Tol Bitung yang berdampak pada pemukiman warga Kampung Kadu juga perlu dilakukan pengkajian secara komprehensif.
"Seperti yang diduga pengembangan perumahan tidak memiliki seal banjir itu merupakan kesalahan. Perusahaan dan pabrik yang melanggar garis badan sungai juga menjadi faktornya," jelasnya.
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGHarga bahan bakar minyak (BBM) di Tangerang dan wilayah sekitarnya dipastikan tidak mengalami kenaikan per 1 April 2026.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang mencatat puluhan ribu anak jenjang sekolah dasar hingga menengah mengalami putus sekolah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyatakan dukungan penuh terhadap penetapan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews