KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com–Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang ikut 'turun tangan' mengatasi penanganan banjir di Tol Bitung, Kecamatan Curug.
Wakil rakyat tersebut telah melakukan rapat bersama para pihak terkait seperti Jasamarga, Pemerintah Kabupaten Tangerang, dan perwakilan warga Desa Kadu untuk menindaklanjuti persoalan banjir Tol Bitung.
Selain itu, pihak Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang juga telah meninjau lokasi banjir Tol Bitung, Kamis, 17 November 2022.
"Kami melihat bahwa beberapa masalah, yang pertama pasca-banjir ada yang terdampak, dan ada korban banjir. Kami bersama langsung ke lokasi untuk bagaimana menyelesaikan banjir dan surut, itu jangka pendeknya," ujar Deden Umardani, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang.
BACA JUGA: Begini Upaya Jangka Panjang Jasa Marga Cegah Banjir di Pintu Tol Bitung Tangerang
Adapun terkait penanganan banjir jangka panjang, kata Deden, pihaknya akan melakukan rapat lanjutan.
"Intinya kami bersama akan memikirkan bagaimana supaya menyelesaikan banjir tidak hanya satu hari saja, tetapi agar tidak di masa depan nanti potensi banjir bisa teratasi," katanya.
Penanganan banjir di Tol Bitung yang berdampak pada pemukiman warga Kampung Kadu juga perlu dilakukan pengkajian secara komprehensif.
"Seperti yang diduga pengembangan perumahan tidak memiliki seal banjir itu merupakan kesalahan. Perusahaan dan pabrik yang melanggar garis badan sungai juga menjadi faktornya," jelasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGWarga di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, dihebohkan dengan seorang pemulung yang sempat tersasar di dalam saluran gorong-gorong, Jumat 6 November 2026, malam.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews