Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com–Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang ikut 'turun tangan' mengatasi penanganan banjir di Tol Bitung, Kecamatan Curug.
Wakil rakyat tersebut telah melakukan rapat bersama para pihak terkait seperti Jasamarga, Pemerintah Kabupaten Tangerang, dan perwakilan warga Desa Kadu untuk menindaklanjuti persoalan banjir Tol Bitung.
Selain itu, pihak Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang juga telah meninjau lokasi banjir Tol Bitung, Kamis, 17 November 2022.
"Kami melihat bahwa beberapa masalah, yang pertama pasca-banjir ada yang terdampak, dan ada korban banjir. Kami bersama langsung ke lokasi untuk bagaimana menyelesaikan banjir dan surut, itu jangka pendeknya," ujar Deden Umardani, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang.
BACA JUGA: Begini Upaya Jangka Panjang Jasa Marga Cegah Banjir di Pintu Tol Bitung Tangerang
Adapun terkait penanganan banjir jangka panjang, kata Deden, pihaknya akan melakukan rapat lanjutan.
"Intinya kami bersama akan memikirkan bagaimana supaya menyelesaikan banjir tidak hanya satu hari saja, tetapi agar tidak di masa depan nanti potensi banjir bisa teratasi," katanya.
Penanganan banjir di Tol Bitung yang berdampak pada pemukiman warga Kampung Kadu juga perlu dilakukan pengkajian secara komprehensif.
"Seperti yang diduga pengembangan perumahan tidak memiliki seal banjir itu merupakan kesalahan. Perusahaan dan pabrik yang melanggar garis badan sungai juga menjadi faktornya," jelasnya.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGSinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews