Connect With Us

Tidak Ada Air Bersih, Toilet Kantin Pemkab Tangerang Jorok dan Bau

Dimas Wisnu Saputra | Rabu, 4 Januari 2023 | 16:20

Gedung Pusat pemerintah Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Toilet kantin berada di kawasan pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang langka air. Hal tersebut menjadi permasalahan yang membuat pengunjung kantin mengeluh.

"Toilet kantin ada dua, tapi kosong semua tidak ada air sama sekali," kata Ipung Tanjung pengunjung kantin kepada Tangerangnews.com, Rabu, 4 Januari 2023.

Ipung mengaku kesulitan buang air besar dan kecil karena tidak ada setetes pun air yang mengalir dari keran toilet. Dirinya terpaksa membeli air mineral yang dijual pedagang kantin untuk membilas..

“Ironis banget, kenapa air toilet di kawasan Pemkab Tangerang ini tidak mengalir. Ada dua toilet tapi satu dikunci dan satu lagi tidak ada airnya, menyusahkan pengunjung kalau mau buang air,” ungkapnya. 

Terpisah, pedagang kantin yang enggan disebut namanya mengatakan, kondisi toilet kantin memang cukup memprihatinkan, karena air bersih sudah tak mengalir sejak tiga pekan silam.

Padahal pihaknya diwajibkan untuk membayar biaya sewa lapak ke unit pelaksana teknis (UPT) Aset Setda yang jumlahnya mencapai Rp462 ribu per bulan.

“Kami juga bingung kenapa air tidak mengalir. Kasihan sama pengunjung, jangankan buat membilas, buat cuci tangan saja tidak ada," katanya.

Kondisi ini juga membuat toilet jadi kotor dan bau lantaran sejumlah pengguna toilet tidak menyiram kembali berkas buang airnya.

"Apalagi tempat salat praktis tak digunakan, karena tidak ada air bersih buat berwudu,” katanya. 

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

KAB. TANGERANG
Antisipasi Cacing dan Penyakit, Hewan Kurban di Tangerang Bakal Diperiksa 3 Tahap

Antisipasi Cacing dan Penyakit, Hewan Kurban di Tangerang Bakal Diperiksa 3 Tahap

Senin, 18 Mei 2026 | 14:27

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten (DPKP) Tangerang menerapkan tiga tahapan pengawasan untuk menjamin keamanan dan kelayakan hewan kurban saat Iduladha 1447 Hijriah/2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill