Connect With Us

Warga Keluhkan Kumuhnya Toilet di Gedung Serbaguna Pemkab Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 25 Oktober 2022 | 12:58

Fasilitas toilet di Gedung Serbaguna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang tampak tidak layak pakai. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Warga mengeluhkan kondisi toilet yang dianggap tidak layak pakai di Gedung Serbaguna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Jalan H Somawinata, Kecamatan Tigaraksa. 

Fasilitas toilet tersebut tampak kumuh, jorok, dan tidak terawat. Bahkan, bau tak sedap dapat tercium hingga luar toilet, sementara bagian dalamnya kotor dan tak terurus.

Kondisi tersebut membuat fasilitas umum itu tak layak pakai untuk keperluan mandi, cuci, kakus (MCK). Warga pun meminta agar toilet tersebut dapat segera diperbaiki dan dilakukan perawatan agar dapat digunakan sebagaimana mestinya.

"Harusnya mendapat perhatian, sayang toilet dan musala ini bangunan baru tapi kumuh, jorok dan sangat tidak dirawat. Apalagi GSG ini sering dijadikan tempat pertemuan berbagai acara publik dengan Pemkab Tangerang. Harusnya malu. Toilet SPBU saja bersih dan wangi," ucap Azmi, warga sekitar seperti dikutip dari merdeka.com, Selasa, 25 Oktober 2022.

Baca juga: Demo HUT Kabupaten Tangerang ke-390, Mahasiswa Soroti Kepemimpinan Zaki-Romli

Sementara itu, fasilitas tersebut memiliki dua ruang terpisah antara ruang toilet pria dan wanit. Namun, hanya satu ruang terdiri dari tiga kamar toilet yang dibuka, sedangkan satu ruang terdiri tiga toilet lainnya terkunci dengan gembok.

Selain kotor dan bau, beberapa keran airnya telah bocor sehingga menyebabkan air keran meluber, ditambah dengan kondisinya yang gelap lantaran lampu toiletnya sudah tidak menyala. Lantainya pun telah banyak yang rusak dan mengelupas.

Warga sekitar lainnya, Fahmi mengatakan, dirinya menyayangkan kondisi fasilitas yang harusnya bisa dimanfaatkan oleh banyak masyarakat tersebut. 

Menurutnya, kondisi kerusakan toilet ini tidak seharusnya terus dibiarkan. Pasalnya, jika tetap seperti ini, maka pemerintah setempat tidak peduli terhadap fasilitas-fasilitas umum yang ada.

"Kalau sampai tidak diperbaiki saja, artinya pemerintah tutup mata. Gimana mau merawat infrastruktur lainnya, kalau merawat fasilitas umum ada dan dekat saja abai," katanya.

BANTEN
Tunggu Pengumuman Resmi, Kota Tangerang Juara Umum Popda Banten 2026 

Tunggu Pengumuman Resmi, Kota Tangerang Juara Umum Popda Banten 2026 

Rabu, 17 Juni 2026 | 14:32

Kontingen Kota Tangerang tengah menunggu pengumuman resmi gelar juara umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Banten 2026.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

KAB. TANGERANG
Atasi Efek Kenaikan Pertamax, Pemkab Tangerang Wacanakan Keringanan Kredit hingga Hapus Bunga untuk UMKM

Atasi Efek Kenaikan Pertamax, Pemkab Tangerang Wacanakan Keringanan Kredit hingga Hapus Bunga untuk UMKM

Rabu, 17 Juni 2026 | 22:43

Menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, kini sedang menyusun langkah-langkah strategis, demi meredam dampak sosial-ekonomi yang mungkin timbul di kalangan masyarakat.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill