Connect With Us

Akhirnya Pemkot Tangerang Boleh Kelola Aset AP II, Jalan Garuda dan Perancis Segera Diperbaiki

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 24 Oktober 2022 | 22:48

PT Angkasa Pura (AP) II dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menandatangani Perjanjian Kerjasama (Mou) pengelolaan aset di Ruang Patio Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin 24 Oktober 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura (AP) II dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akhirnya menemui kata sepakat terkait pemanfaatan aset, setelah perundingan sekian lama.

Kesepakatan ini ditandai lewat Perjanjian Kerjasama (Mou) yang dilaksanakan di Ruang Patio Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin 24 Oktober 2022.

"Alhamdulillah hari ini urusan masalah aset milik PT AP II di Kota Tangerang pecah telur," ujar Arief R Wismansyah seusai penandatanganan kerja sama.

Dengan adanya kesepakatan ini, Pemkot Tangerang bisa dengan leluasa melaksanakan perbaikan jalan rusak yang sebelumnya terkendala, lantaran jalan tersebut merupakan aset milik AP II.

Seperti Jalan Garuda di Kecamatan Batu Ceper dan sebagian Jalan Raya Perancis di Kecamatan Benda yang berbatasan dengan Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangrang.  

"Untuk beberapa jalan seperti Jalan Garuda, Jalan Kali Perancis segera akan kita lakukan perbaikan oleh Dinas PU (Pekerjaan Umum) Kota Tangerang," tutur Arief.

Arief juga menyampaikan terima kasih kepada PT AP II, Kementerian BUMN dan Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri Kota Tangerang yang telah mendukung Pemkot Tangerang, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Terima kasih kepada jajaran Kejaksaan Negeri Kota Tangerang yang sudah menjembatani dan membimbing kita dalam permasalahan aset ini, akhirnya bisa terselesaikan untuk nanti kita lakukan pengelolaan," ujar Arief.

Sementara itu, Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II menyebutkan ada tiga hal yang tercatat dalam perjanjian kerjasama ini.

Di antaranya, memberikan jaminan kepastian terhadap pemanfaatan aset yang sudah dikerjasamakan, pendataan administrasi aset dan pemgembangan aset untuk kepentingan masyarakat Kota Tangerang.

"Ini momentum yang luar biasa setelah bertahun - tahun melewati fase diskusi, kami sangat mengapresiasi Pemkot Tangerang serta Kejaksaan Negeri yang telah memberikan opini legalnya yang memang ini adalah suatu hal yang harus kita selesaikan," ujarnya.

Kajari Kota Tangerang Erich Folanda mengatakan terkait persoalan jalan, memang Pemkot Tangerang tidak bisa serta melakukan perbaikan. Namun harus dilihat dahulu kepemilikan aset tersebut.

Karena itu, pihaknya bertugas menjembatani permasalahan aset dan pengelolaannya antara PT AP II dan Pemkot Tangerang.

"Ketika milik orang lain ini harus di jembatani dan saat ini kita sudah memiliki kesepakatan. Pemkot sudah bisa melakukan perbaikan jalan tersebut," jelas Erich.

KAB. TANGERANG
Ahmad Sahroni Minta Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP Kabupaten Tangerang

Ahmad Sahroni Minta Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP Kabupaten Tangerang

Rabu, 23 September 2026 | 16:56

Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

KOTA TANGERANG
Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Rabu, 23 September 2026 | 19:38

Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill