Program MBG Berpotensi Merugi Rp1,27 T Per Pekan Gegara Makanan Terbuang
Rabu, 25 Februari 2026 | 14:55
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TANGERANGNEWS.com-Potret kejorokan masyarakat karena menumpuknya sampah yang dibuang dengan sembarangan terlihat di pinggiran jalan kawasan Olek, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis 11 Agustus 2022.
Berdasarkan pantauan TangerangNews, sampah-sampah yang berserakan di pinggir jalan ini merupakan limbah rumah tangga seperti plastik, botol, dan bekas makanan.
Warga setempat mengeluhkan kondisi sampah yang memanjang, menumpuk, dan menimbulkan bau tak sedap tersebut.
Sebenarnya, warga sadar dengan kondisi masyarakat yang cenderung tidak peduli pada kebersihan ini. Namun, warga tidak dapat berbuat banyak.
"Kita juga tidak bisa menyalahkan pemerintah ya. Harusnya kita juga sebagai warga setempat bisa menjaga kebersihan lingkungan," ungkap seorang warga yang enggan disebut namanya kepada TangerangNews.
Potret joroknya sampah ini ternyata sudah lama terjadi, sehingga terkesan ada pembiaran dari pemerintah setempat.
Adapun selain tidak pedulinya warga terhadap lingkungan, menumpuknya sampah ini karena minimnya tempat pembuangan sampah (TPS).
"Sepertinya masyarakat juga bingung mau membuang sampah ke mana. Jadinya buang ke situ terus," jelasnya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TODAY TAGUpaya menormalisasi Sungai Cirarab di Kabupaten Tangerang terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews