Connect With Us

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Kali Kawasan Ciputat Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 30 Mei 2022 | 10:51

Tumpukan sampah di kali kawasan Komplek Kompas III, Ciputat, Kota Tangsel. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tumpukan sampah yang berada di anak kali dekat Jalan Bawang Merah 5, Komplek Kompas III, RT03/08, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dikeluhkan warga.

Sampah yang didominasi plastik tersebut menumpuk hingga memenuhi lebar kali. Tumpukan sampah ini sudah ada sejak awal bulan Ramadan lalu, namun sampai sekarang belum diangkut.

Hal ini pun dikeluhkan Adhiet Kurniawan, warga setempat. Menurutnya, kali tersebut merupakan hulu dari Situ Pamulang. Lokasinya berbatasan antara Perumahan Aria Graha, Pamulang dengan Komplek Kompas III, Ciputat.

"Mungkin perlu menyadarkan ke warga bantaran kali agar tidak membuang sampah di kali, kalau sudah sebanyak ini susah diatasinya. Ini dari awal Ramadan sampai sekarang, mungkin jumlahnya sudah lebih dari satu truk," katanya, Senin 30 Mei 2022.

Ia pun meminta kepada Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dan wakilnya agar mengatasi masalah sampah di tempatnya tinggal tersebut.

"Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota, minta tolong dong diangkut sampahnya, karena medannya sulit dan takut menyebabkan banjir," jelas Adhiet.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Sepekan Kebakaran, Kualitas Udara di Sekitar TPA Jatiwaringin Diklaim Membaik

Sepekan Kebakaran, Kualitas Udara di Sekitar TPA Jatiwaringin Diklaim Membaik

Senin, 6 Juli 2026 | 21:33

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin hingga hari ketujuh masih belum padam. Meski begitu, kualitas udara di area sekitar lokasi diklaim sudah berangsur membaik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill