Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar
Senin, 6 April 2026 | 12:01
Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com-Jalan Raya Serang yang menjadi jalan utama menuju ke DKI Jakarta atau jalan penghubung utama sangat jorok.
Sampah berceceran di Jalan Raya Serang, tepatnya di Cikupa, Kabupaten Tangerang. Pantauan TangerangNews, tampak di lokasi terdapat sepajang jalan tersebut sampah dibuang ditengah jalan.
Seolah pihak Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak peduli, padahal jalan tersebut tentu sering dilintasi aparatur pemerintah daerah setempat. Masyarakat sekitar pun merasa malu dengan pemandangan tersebut.
“Sebagai warga Tangerang saya merasa malu apabila ada orang luar Tangerang yang melihat pemandangan Tangerang seperti ini,” tulis salah satu akun Instagram.
“Seperti tidak ada kesadaran diri dari masyarakat dan dinas terkait yang tidak peduli dengan hal tersebut,” tambahnya.
“Tolong di sampaikan kepada dinas terkait untuk penanganannya. Mudah-mudahan pesannya dapat tersampaikan,” terangnya.
Meski pun begitu ada yang tetap beragumen bahwa dengan sampah ditaruh di tengah jalan seperti itu untuk dapat memudahkan petugas Dinas Kebersihan.
“Menurut saya lebih baik begini. Itu kan memudahkan petugas ketimbang buang sembarangan dan tersebar dibeberapa titik. Coba tuh di Sepatan, Mauk. Banyak sampah berserakan. Mungkin yang perlu dibuat lagi tempat sampah umum pinggir jalan yang cukup besar. Kalau dulu saya lihat banyak, tetapi makin kesini itu tempat sampah hilang,” jelas Ricko Indra.
Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGDinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews