Connect With Us

Jelang Ramadan, Disperindag Kabupaten Tangerang Jual Ratusan Paket Sembako Murah

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 7 Maret 2023 | 15:50

Warga mengantre sembako murah dalam bazar yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di Kantor Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, pada Senin, pada 6 Maret 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com - Menjelang hari bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten (pemkab) Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menjual sembako murah melalui bazar di Kantor Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, pada Senin, 6 Maret 2023.

Sebanyak 800 paket sembako disiapkan bagi masyarakat Jayanti, di mana di dalamnya terdapat beberapa komoditi berbeda seperti tepung terigu, gula dan minyak goreng.

Setiap paketnya dibanderol dengan harga Rp39 ribu, dari harga normal Rp85 ribu per paketnya.

Kepala Disperindag Kabupaten Tangerang, Resmiyati, kegiatan Bazaar sembako murah tersebut digelar, utamanya untuk menekan laju inflasi menjelang bulan suci ramadhan, dan tentunya untuk membantu kebutuhan masyarakat.

"Bazar pangan murah di Jayanti ini untuk membantu menekan laju inflasi, lalu memberikan kemudahan kepada masyarakat menjelang ramadan," katanya Resmiyati kepada Tangerangnews.com

Resmiyati menegaskan, dalam rangka membantu kebutuhan masyarakat tersebut, harga yang dijual pun sesuai dengan harga eceran tertinggi atau HET yang artinya telah sesuai dengan aturan pemerintah.

"Kita juga sesuai HET-nya, di mana per paket itu Rp39 ribu, harga normal di pasaran bisa Rp85 ribu," katanya.

Kegiatan Bazaar sembako murah tersebut akan terus berlangsung selama bulan ramadhan.

Kemudian, lokasi selanjutnya adalah Kecamatan Solear, dengan jumlah yang sama yaitu 800 paket sembako murah.

"Selanjutnya di Kecamatan Solear, dengan 800 paket sembako juga yang akan disebar," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Disperindag Kabupaten Tangerang, Iskandar Nordat, mekanisme penjualan sembako murah dilakukan dengan menggunakan kupon.

Di mana, pihaknya bekerjasama dengan pihak Kecamatan dan Desa dalam pembagiannya.

"Tidak ada kategori apapun, semua masyarakat bisa beli atau dapat. Kita pun telah melakukan koordinasi dengan camat dan pihak desa," ungkapnya.

Terlihat memang, beberapa komoditi terpajang di area halaman kecamatan Jayanti, yang cukup menarik banyak minat warga. Salah warga, Rohiya, mengaku terbantu dengan program bazaar sembako oleh pemerintah tersebut.

"Tentu terbantu sekali, bisa buat stok juga apalagi minyak sama gulanya. Saya harap kegiatan ini rutin dilakukan apalagi pas puasa nanti," pungkasnya.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill