Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka penanggulangan dan pengendalian inflasi tahun 2022. Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar bazar murah di 7 Kecamatan.
Untuk Rabu 9 November 2022, bazar murah digelar di tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Pondok Aren, Kecamatan Ciputat dan Kecamatan Pamulang.
"Bazar ini adalah subsidi bagi barang kebutuhan pokok masyarakat yang diikuti oleh produsen dan petani yang dihimpun oleh DKP3," jelas Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat menghadiri langsung bazar murah di Lapangan Kecamatan Ciputat.
Tak hanya itu, UMKM Kota Tangsel binaan Dinas Koperasi dan UKM juga dilibatkan untuk mengisi bazar murah dan operasi pasar yang digelar Pemkot Tangsel.
"Sesuai dengan perintah Presiden RI, harga produk yang ada di bazar ini adalah harga di bawah pasaran, karna langsung dari grosir dan pemkot juga telah memberikan insentif transport untuk para pedagang," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Pilar Saga Ichsan mengharapkan pasar murah dan bazar ini berdampak kepada kebutuhan ekonomi dan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.
"Karena harga juga lebih murah dari pasaran, tentunya masyarakat akan memanfaatkan pasar murah ini untuk memenuhi kebutuhan pokoknya," ujar Pilar.
Setelah tiga kecamatan hari ini, rencananya bazar murah juga dilakukan di Kecamatan Setu dan Serpong pada 10 November, dilanjut di Kecamatan Serpong Utara pada 13 November dan terakhir di Kecamatan Ciputat Timur pada 14 November.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews