Connect With Us

Penggerebekan Toko Kosmetik Jual Tramadol di Sukamulya Tangerang, Barang Bukti Dibuang Warga

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 27 Maret 2023 | 19:17

Toko kosmetik yang digerebek warga karena jual obat keras ilegal di Desa Perahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Minggu 26 Maret 2023, malam. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Kapolsek Balaraja Kompol Yudha Hermawan menjelaskan tidak ada penyerahan barang bukti oleh warga, setelah melakukan penggerebekan toko kosmetik di Desa Perahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Minggu 26 Maret 2023, malam.

"Setelah kejadian tidak ada laporan resmi ke polsek, penyerahan orang dan BB (barang bukti). Infonya BB sudah dibuang oleh warga, sehingga belum terdapat unsur untuk proses hukumnya," ucap Yudha kepada Tangerangnews.com, Senin, 27 Maret 2023.

Pihaknya setelah mendapat info langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Namun, aksi yang dilakukan warga di lokasi sudah selesai dan membubarkan diri.

"Anggota lakukan riksa tempat toko dan sudah tidak ditemukan adanya obat jenis tersebut," kata Yudha.

Kemudian, setelah itu pihaknya melakukan interogasi kepada penjaga toko. Dari pengakuan penjaga toko, disebutkan jika obat-obatnya telah disita oleh warga.

"Obat sudah dibawa oleh warga lalu dibuang," pungkasnya.

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

SPORT
PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill