Connect With Us

Diduga Salah Tangkap, Orang Tua Tersangka Pengeroyokan hingga Tewas di Pasar Kemis Minta Keadilan

Dimas Wisnu Saputra | Jumat, 21 April 2023 | 01:36

Foto RHN dan FA yang diduga jadi korban salah tangkap kasus pengeroyokan pria dhingga tewas di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Kamis 20 April 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Orang tua dari tersangka kasus pengeroyokan pria berinisial DN, 32, hingga tewas di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada 16 Oktober 2022 lalu, menuntut keadilan.

Pasalnya, dua tersangka yakni remaja berinisial RHN dan FA, diduga menjadi korban salah tangkap polisi dalam kasus tersebut. 

Murhati, 52, orang tua RHN meminta kepada pihak Kepolisian setempat untuk memberikan penjelasan, mengapa anak bungsunya itu dijadikan tersangka atas kematian, DN, yang juga putra pertamanya.

"Rasanya tidak masuk akal gitu, anak saya dijadikan tersangka oleh Polda Banten," katanya Kamis, 20 April 2023.

Padahal, RHN tidak berada di tempat kejadian saat kakak kandungnya itu dihabisi oleh puluhan gangster dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Murhati menjelaskan, RHN waktu itu sedang berkumpul dengan beberapa temannya juga dipanggil oleh polisi untuk dijadikan saksi usai peristiwa pengeroyokan tersebut.

"Saya minta keadilan, karena sejauh ini tidak ada penjelasan dari Kepolisian kenapa anak saya jadi tersangka," ucapnya sedih.

Murhati berharap kasus yang menjerat anaknya itu dapat cepat selesai, bisa berkumpul dengan keluarga.

"Semoga pihak Kepolisian bisa merespon masalah saya ini," katanya.

Sementara, Agus, orang tua dari FA menyebut, pada saat anaknya dijemput, pihak Kepolisian tidak mengantongi surat tugas.

Menurutnya, banyak kejanggalan dari pihak penyidik, karena pada saat kejadian FA tidak ada di lokasi TKP, yang jaraknya cukup jauh dari lokasi pembacokan.

"Saat itu FA sedang berada di rumah temannya. Temannya juga siap menjadi saksi atas kejadian tersebut," katanya.

Lebih jauh, Agus juga merasa sangat aneh saat rekontruksi perkara di Polda Banten. Ada salah satu tersangka berinisial AD tidak ikut serta. 

Setelah dicari tau,  ternyata tersangka AD telah dibebaskan pihak kepolisian tanpa alasan yang jelas.

"Intinya kita ingin hukum bisa bela kita, yang salah ya salah. Yang benar, ya benar," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Pasar Kemis yang sekarang menjabat sebagai Kasat Narkoba Polresta Tangerang Kompol Maryadi membenarkan kasus pengeroyokan tersebut. Namun, kasus itu seluruhnya sudah ditarik oleh Polda Banten.

"Kasus itu ditarik Polda Banten," singkatnya.  

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Mayapada Hospital Tangerang Operasikan Pusat Kanker Terpadu di 2027

Mayapada Hospital Tangerang Operasikan Pusat Kanker Terpadu di 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:20

Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) yang berada di bawah naungan Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.) siap mengoperasikan fasilitasnya sebagai pusat rujukan kanker di Provinsi Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill