Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com- Jalan penghubung antara desa Cikuya menuju Cikareo, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, tampak memprihatinkan.
Pasalnya, kondisi jalan terlihat tidak layak dan rusak parah serta dipenuhi dengan air menggenang sehingga jalanan menjadi licin.
Akibatnya, tidak jarang jalan tersebut menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh.
Tampak dalam foto yang diunggah akun Instagram @infotangerang.id, kondisi jalan sudah berlubang di berbagai sisi, sementara di tengah jalan dipasangi pohon pisang.
Menurut penuturan warga sekitar, jalan tersebut sudah beberapa tahun belum diperbaiki hingga kondisinya makin parah.
Unggahan tersebut pun memeroleh ragam komentar dari warganet yang menilai aparat setempat lambat bergerak dan harus menunggu viral terlebih dahulu.
"viralkan di tiktok twitter," tulis akun @thatfad** dikutip Minggu, 30 April 2023.
"kenapa ya tunggu viral dulu baru dikerjain," tulis akun @rafaelaldhi**.
"Pemerintahan setempat tutup mata tutup telinga," tulis akun rayroyanda**.
"Dari pada noel kades camat bupati mending toel wakil rakyat gih, udah mau 2024 masa ngga ada yang ajuin aspirasi perbaikan jalan," tulis akun @aawall_***.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGNama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews