Connect With Us

Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang 24 September 2023, Ini Tahapannya

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 30 Mei 2023 | 20:16

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Tangerang Yayat Rohiman, Selasa 30 Mei 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang menetapkan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak akan digelar pada 24 September 2023.

Pilkades serentak tersebut akan dilaksanakan oleh 16 Desa yang berlokasi di 13 Kecamatan se-Kabupaten Tangerang.

Selain itu, di waktu bersamaan akan ada dua desa yang akan melakukan pemilihan kades antar waktu (PAW).

"Dua desa yang akan melakukan pemilihan kades PAW itu dilakukan karena kades yang bersangkutan mengundurkan diri. Keduanya mundur karena maju sebagai Caleg DPRD dan Caleg DPD RI pada Pemilu 2024," ucap Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang Yayat Rohiman, Selasa 30 Mei 2023.

Yayat mengatakan, dua desa yang melakukan PAW tersebut yakni Desa Cengklong, Kecamata Kosambi dan Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga.

"Tahapan persiapan akan digelar pada 1 Juni dan pelaksanaannya pada 24 Sebtember 2023 mendatang," kata Yayat.

Menurut Yayat, sesuai dengan surat edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) No 100.3.5.5/244/SJ, pelaksanaan pilkades di Kabupaten Tangerang diperbolehkan sebelum 1 November 2023.

Pilkades Kabupaten Tangerang 2023 memilik beberapa tahapan dan telah terjadwal. Sementara itu, ada lima tahapan yang wajib dilaksanakan.

Mulai persiapan, pencalonan, pemungutan suara, penetapan dan diakhiri pembubaran panitia.

"Kami lakukan persiapan mulai dari pemberitahuan akhir masa jabatan kades, pembentukan panitia pemilihan Kabupaten, sosialisasi pemilihan kepala desa dan pembentukan panitia pilkades, pengawas, penyusunan rencana biaya pilkades dan persetujuan biaya pilkades," terangnya. 

Yayat menjelaskan tahapan pelaksanaan pilkades yang setelah melalui persiapan.

Tahapan pertama, terdapat pencalonan yang terdiri dari pengumuman dan pendaftaran bakal calon. 

Selanjutnya, seleksi bakal calon kades yakni penelitian kelengkapan persyaratan administrasi, klarifikasi faktual, test tertulis kemampuan dasar, dan pengumuman nama calon. 

Tahapan selanjutnya penetapan calon kades, penetapan daftar pemilih tetap, pelaksanaan kampanye calon kepala desa selama 3 hari dan masa tenang dalam selama 3 hari. 

Kemudian, pemungutan suara yang diawali dengan penyerahan perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara kepada KPS Pilkades. 

Usai pencoblosan, ada tahapan penghitungan suara, pleno rekapitulasi penghitungan suara, penetapan calon kades terpilih dan dilaporkan kepada BPD. 

Kemudian, penetapan yaitu BPD mengesahkan calon kades terpilih dan menyampaikan laporan kepada bupati berupa usulan pengesahan dan pelantikan.

Tahapan terakhir, Bupati menetapkan pengesahan dan pengangkatan kepala desa terpilih serta melantik kades terpilih. 

"Semuanya wajib dilalui dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan," ucap yayat.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

NASIONAL
Penerima MBG Bakal Dipersempit, Siswa SMA Mampu Tak Lagi Dapat Jatah

Penerima MBG Bakal Dipersempit, Siswa SMA Mampu Tak Lagi Dapat Jatah

Selasa, 16 Juni 2026 | 07:22

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana melakukan penyesuaian atau refocusing program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027. Salah satu yang akan dikaji adalah penerima manfaat agar program tersebut lebih tepat sasaran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill