Connect With Us

Perampas HP Pakai Golok Ditangkap Polsek Panongan Tangerang, Korbannya Capai 50

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 13 Juni 2023 | 15:37

Polisi menunjukkan barang bukti senjata golok yang digunakan Cekong untuk mengancam dan merampas HP korbannya, di wilayah Kabupaten Tangerang, Selasa 13 Juni 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Pemuda berinisial S alias Cekong, 20, diamankan Polsek Panongan lantaran melakukan perampasan handphone sambil mengancam korban menggunakan golok sisir.

Cekong ternyata telah melakukan aksinya sebanyak 50 kali diberbagai wilayah Tangerang.

Namun perampasan HP pada Kamis, 8 Juni 2023 sekitar pukul 13.00 WIB, menjadi aksi terakhirnya. Korban yang melapor ke Polsek Panongan langsung ditangani petugas.

Dari hasil penyelidikan, petugas Polsek Panongan akhirnya berhasil mengamankan Cekong.

"Adapun barang bukti yang ditemukan setelah digeledah yaitu satu unit ponsel merek Infinix warna biru milik korban dan golok sisir sebagai alat yang digunakan mengancam korban," ujar Kapolsek Panongan Iptu Hotma Manurung, Selasa 13 Juni 2023.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah melakukan perampasan sebanyak 50 puluh kali di beberapa wilayah.

Di antaranya wilayah Panongan sebanyak satu kali, Cikupa delapan kali, Tigaraksa sebanyak 12 kali, Balaraja sebanyak 10 kali. Kemudian, di Cisoka sebanyak delapan kali, Curug sebanyak lima kali dan Jambe sebanyak 6 kali.

"Ada totalnya 50 kali dia melakukan seperti itu dan baru pertama kali ditangkap juga (bukan residivis)," kata Hotma.

Ia juga beraksi tidak hanya sendiri, tetapi dengan teman-temannya. Maka dari itu, Polsek Panongan akan berkoordinasi kepada Polsek-polsek lain untuk mengungkap para tersangka lainnya.

Pelaku dijerat Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara dan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat RI No 12/1951

"Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara," jelas Hotma.

Hotma juga menegaskan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang khususnya Kecamatan Panongan, pihaknya akan menindak tegas para pelaku kejahatan.

"Jadi tidak ada tempat untuk pelaku kejahatan di wilayah hukum kami. Ini saya tegaskan sekali lagi," pungkasnya.

BANTEN
PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

Senin, 13 Juli 2026 | 20:07

Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

KAB. TANGERANG
Polisi Selidiki Kasus Ojol Tewas Dirampok di Dadap Tangerang

Polisi Selidiki Kasus Ojol Tewas Dirampok di Dadap Tangerang

Senin, 13 Juli 2026 | 21:52

Petugas Kepolisian tengah menyelidiki kasus penikaman yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) yang diduga menjadi korban perampokan saat tengah istirahat di kawasan Villa Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill