Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI
Senin, 12 Januari 2026 | 11:20
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TANGERANGNEWS.com- Kericuhan suporter dalam laga Persita Tangerang melawan Persis Solo kembali terjadi, Minggu, 22 Oktober 2023.
Laga antara Persita Tangerang kontra Persis Solo berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang.
Dalam video yang diterima TangerangNews.com, tampak antara suporter Persita dan Persis Solo saling berselisih adu mulut, kericuhan itu melebar hingga ke area simpang Legok, Kabupaten Tangerang
Bahkan, sempat terjadi adu lempar batu hingga pengrusakan dinding stadion.
Menurut informasi, kericuhan ini mulai terjadi saat memasuki menit-menit akhir babak kedua pertandingan.
Diduga kericuhan terjadi akibat dipicu adanya saling ejek antar kelompok suporter serta dendam lama.
Aksi kericuhan ini mulai mereda setelah suporter Persis Solo dipindah ke luar stadion, sementara suporter Persita ditahan di dalam stadion.
Sebelumnya, aksi kericuhan serupa sempat terjadi di Liga 1 musim lalu tepatnya pada Sabtu, 28 Januari 2023, malam.
Sebanyak tujuh orang oknum suporter melakukan pelemparan terhadap bus Persis Solo hingga kacanya pecah, saat akan pulang usai laga kontra Persita Tangerang di Stadion Indomilk Kabupaten Tangerang.
Atas perbuatan itu, para pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 5 tahun 6 bulan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TODAY TAGPersita Tangerang berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dalam laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Jumat, 9 Januari 2026, lalu.
Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews