Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 40 warga dari sembilan kepala keluarga (KK) di Kampung Bugel Lebak, RT/RW 01/03, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, menjadi korban longsor pada Minggu, 04 Desember 2023, lalu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengatakan, bencana longsor tersebut terjadi akibat tingginya intensita hujan ditambah dengan adanya royek pembangunan kawasan industri yang dikelola pihak Millenium.
"Longsor itu terjadi akibat hujan deras yang cukup lama dan pembangunan kawasan Millenium mengakibatkan terjadinya bencana alam," kata Ujat dalam keterangannya, Selasa, 05 Desember 2023.
Dia menyatakan, pihak BPBD Kabupaten Tangerang telah melakukan evakuasi dan mendata para korban untuk kemudian diberi bantuan kebutuhan. Berdasarkan catatan, 10 unit rumah terdampak longsor mengalami kerusakan cukup parah.
"Dari jumlah itu tidak ada korban jiwa, baik meninggal maupun luka," tambahnya.
Ujat mengimbau agar masyarakat waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi. Sebab, saat ini wilaah Tangerang dai sekitarnya tengah dilanda potensi cuaca ekstrem berupa intensitas hujan cukup tinggi.
"Waspada adanya potensi bencana. Dimana saat ini cuaca ekstrem terus menerjang di Tangerang," pungkasnya.
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGDalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Pendiri JHL Group, Jerry Hermawan Lo, secara resmi meluncurkan buku biografinya yang bertajuk "The Art of Simple Leadership".
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews