Connect With Us

Diguyur Hujan Sejak Kemarin, Area Pondok Pesantren di Legok Tangerang Longsor

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 19 Mei 2022 | 13:37

Longsor di Ponpes Assyzahu, Legok, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bencana tanah longsor terjadi di area Pondok Pesantren Assyzahu, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Kamis, 19 Mei 2022, dini hari.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang mengatakan, tanah longsor itu terjadi setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang sejak Rabu, 18 Mei 2022 sore.

"Kejadiannya di area pondok pesantren, tepatnya di area belakang tempat para santri mencuci piring," katanya.

Saat kejadian, tidak ada orang yang berada di area belakang sehingga, tidak menimbulkan korban jiwa atau luka.

Namun dikhawatirkan terjadi longsor susulan, sehingga pihak BPBD Kabupaten Tangerang memberikan garis batas atau jarak aman agar tidak ada yang masuk area tersebut.

"Kita kasih jarak batas atau garis aman, karena khawatir tananhnya belum stabil, dan saat ini tim sedang membantu membereskan puing-puing," ujarnya.

Kejadian tersebut juga tidak mengganggu aktifitas pondok pesantren lantaran area longsor jauh dari kamar santri ataupun area kegiatan belajar mengajar.

"Kegiatan mereka (santri) masih berjalan normal, tidak terganggu," ungkapnya.

SPORT
ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

Jumat, 4 September 2026 | 12:17

ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.

OPINI
Tunduk Syariat

Tunduk Syariat

Selasa, 8 September 2026 | 22:01

Dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad saw, akhirnya sampai juga ke tanah Yatsrib, Kota Madinah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill