Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com-Bencana tanah longsor terjadi di area Pondok Pesantren Assyzahu, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Kamis, 19 Mei 2022, dini hari.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang mengatakan, tanah longsor itu terjadi setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang sejak Rabu, 18 Mei 2022 sore.
"Kejadiannya di area pondok pesantren, tepatnya di area belakang tempat para santri mencuci piring," katanya.

Saat kejadian, tidak ada orang yang berada di area belakang sehingga, tidak menimbulkan korban jiwa atau luka.
Namun dikhawatirkan terjadi longsor susulan, sehingga pihak BPBD Kabupaten Tangerang memberikan garis batas atau jarak aman agar tidak ada yang masuk area tersebut.
"Kita kasih jarak batas atau garis aman, karena khawatir tananhnya belum stabil, dan saat ini tim sedang membantu membereskan puing-puing," ujarnya.

Kejadian tersebut juga tidak mengganggu aktifitas pondok pesantren lantaran area longsor jauh dari kamar santri ataupun area kegiatan belajar mengajar.
"Kegiatan mereka (santri) masih berjalan normal, tidak terganggu," ungkapnya.
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGBupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menghadiri peluncuran awal Politeknik Ismet Iskandar Indonesia yang berlokasi di kawasan CBD Karang Tengah, Kota Tangerang, Sabtu, 2 Mei 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews