Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com – Satu keluarga yang beralamat di Tangerang, Banten, terdiri dari suami, istri, dan dua orang anak saat berwisata ke Bali menjadi korban tanah longsor di Sungai Ayung, Banjar Begawan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Satu anak dari keluarga tersebut tewas dan satu anak lainnya masih dalam pencarian Tim SAR Bali.
Identitas empat korban yang merupakan satu keluarga, yaitu Martin Indrawijaya, 42, suami (selamat), Finna Lianty, 38, istri (selamat), Julius Hans Wijaya, 10, anak (meninggal dunia), dan Marvel Sanjaya, 8, (masih dicari).
Selain keempat orang dari satu keluarga asal Tangerang itu, ada dua korban lainnya, yakni Nuryanti, 36, dalam kondisi meninggal dunia dan seorang WNA asal Swedia atas nama Cleas Henry Jinback , 55, dilaporkan selamat. Mereka semua adalah turis yang sedang melakukan aktivitas rafting di Bali pada Kamis 25 November 2021.
"Rombongan turis itu ada enam korban, tiga orang selamat, dua orang meninggal dunia, dan satu orang masih dalam pencarian. Julius dan Nurhayati ditemukan meninggal, sedangkan Marvel masih dalam pencarian," ujar Kepala Kantor SAR Denpasar Gede Darmada kepada wartawan, Jumat 26 November 2021, seperti dikutip dari Sindo.
Darmada mengatakan, musibah terjadi setelah para wisatawan itu melakukan aktivitas rafting. Banyaknya material longsor yang jatuh membuat mereka tak sempat menyelamatkan diri.
Dia mengungkapkan, pencarian lanjutan terhadap satu korban akan dilanjutkan hari Jumat ini karena tidak memungkinkan melanjutkan pencarian pada Kamis malam mengingat jarak pandang dan lokasi longsoran yang masih labil.
"Seluruh korban yang selamat dan meninggal dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan selanjutnya dibawa menuju RSU Payangan Gianyar," kata Darmada.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.
Sebuah truk tronton bermuatan ratusan paket ekspedisi terbakar di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Kamis 20 Agustus 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews