Connect With Us

Satu Keluarga Asal Tangerang Jadi Korban Longsor di Bali, Sang Anak Tewas 

Tim TangerangNews.com | Jumat, 26 November 2021 | 12:40

Rombongan turis jadi korban longsor di Bali. (@TangerangNews / Arsip BPBD Gianyar)

TANGERANGNEWS.com – Satu keluarga yang beralamat di Tangerang, Banten, terdiri dari suami, istri, dan dua orang anak saat berwisata ke Bali menjadi korban tanah longsor di Sungai Ayung, Banjar Begawan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Satu anak dari keluarga tersebut tewas dan satu anak lainnya masih dalam pencarian Tim SAR Bali. 

Identitas empat korban yang merupakan satu keluarga, yaitu Martin Indrawijaya, 42, suami (selamat), Finna Lianty, 38, istri (selamat), Julius Hans Wijaya, 10, anak (meninggal dunia), dan Marvel Sanjaya, 8, (masih dicari).  

Selain keempat orang dari satu keluarga asal Tangerang itu, ada dua korban lainnya, yakni Nuryanti, 36, dalam kondisi meninggal dunia dan seorang WNA asal Swedia atas nama Cleas Henry Jinback , 55, dilaporkan selamat. Mereka semua adalah turis yang sedang melakukan aktivitas rafting di Bali pada Kamis 25 November 2021.

"Rombongan turis itu ada enam korban, tiga orang selamat, dua orang meninggal dunia, dan satu orang masih dalam pencarian. Julius dan Nurhayati ditemukan meninggal, sedangkan Marvel masih dalam pencarian," ujar Kepala Kantor SAR Denpasar Gede Darmada kepada wartawan, Jumat 26 November 2021, seperti dikutip dari Sindo. 

Darmada mengatakan, musibah terjadi setelah  para wisatawan itu melakukan aktivitas rafting. Banyaknya material longsor yang jatuh membuat mereka tak sempat menyelamatkan diri.

Dia mengungkapkan, pencarian lanjutan terhadap satu korban akan dilanjutkan hari Jumat ini karena tidak memungkinkan melanjutkan pencarian pada Kamis malam mengingat jarak pandang dan lokasi longsoran yang masih labil. 

"Seluruh korban yang selamat dan meninggal dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan selanjutnya dibawa menuju RSU Payangan Gianyar," kata Darmada.

OPINI
Sebelum Hujan Turun, Jalan Sudah Menyerah

Sebelum Hujan Turun, Jalan Sudah Menyerah

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:01

Jalan berlubang di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang pada tahun 2026 kerap dikaitkan dengan musim hujan. Padahal, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak ruas jalan telah rusak sebelum hujan turun dan dibiarkan

TANGSEL
Tangani Pencemaran, Pemkot Tangsel Uji Lab Sampel Air Sungai Jaletreng

Tangani Pencemaran, Pemkot Tangsel Uji Lab Sampel Air Sungai Jaletreng

Rabu, 11 Februari 2026 | 14:56

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bergerak cepat merespons dugaan pencemaran Sungai Jaletreng yang berubah warna menjadi putih pekat pascakebakaran hebat pabrik pestisida di Kawasan Taman Tekno.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill