Connect With Us

Longsor di Tangerang Selatan Memakam Korban 

Rachman Deniansyah | Sabtu, 12 Juni 2021 | 07:10

Kawasan Perumahan Telkom Griya Satwika, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan terjadi longsor, Jumat, 11 Juni 2021 malam. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Turap yang berlokasi di kawasan Perumahan Telkom Griya Satwika, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, longsor. 

Peristiwa itu terjadi setelah lokasi turap yang berhadapan langsung anak Sungai Pesanggrahan, diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada Jumat, 11 Juni 2021 malam. 

Turap dengan tinggi mencapai sekitar 30 meter itu jatuh dan membuat tembok pembatas antar perumahan lain roboh. 

Akibatnya, imbas longsor pun meluas. Hingga membuat sejumlah rumah di seberang anak sungai, tertimpa material longsor. 

Rumah yang hancur tertimpa longsor itu berlokasi di kawasan Perumahan Nerada Estate, Cipayung, Ciputat, Tangsel. 

"Kebetulan ada dua rumah yang rusak berat," ujar Lurah Cipayung Tommy Patria saat ditemui di Perumahan Nerada Estate, Cipayung, Ciputat, Tangsel. 

Selain itu, kata Tommy, akibatnya terdapat pula dua warganya yang mengalami luka-luka akibat reruntuhan material longsor tersebut. 

Baca Juga :

"Memakan dua korban luka-luka. Dan korban sudah dibawa ke rumah sakit," tuturnya. 

Ia menyebut, salah satu dari korban tersebut adalah anak-anak.

"Anak-anak dengan keluarganya, jadi ada dua orang yang luka-luka. Ada yang tertimpa tapi Alhamdulillah sudah dievakuasi," tuturnya.

Selain merusak rumah warga hingga memakan korban, material longsor itu juga menyebabkan puluhan rumah di Perumahan Nerada Estate terendam luapan air anak sungai. 

"Jadi turap itu memang besar, dan itu menimpa kali. Kali itu kemudian tertutup oleh turap. Dan kemudian air kali itu mencari jalan keluar hingga ke perumahan ini. Kurang lebih hampir 30 rumah yang berada di pinggir kali terendam," tuturnya. 

Hal itu menyebabkan sejumlah warga yang rumah terendam harus mengungsi untuk sementara waktu. 

Di sisi lain, petugas gabungan telah menurunkan alat berat. Mereka berjibaku menyingkirkan material longsor yang jatuh dan menutupi aliran anak sungai Pesanggrahan. 

"Saya sudah berkoordinasi dengan BPBD, Damkar, dan Dinas PU, dan saat ini  petugas dari BPBD telah melakukan upaya pembukaan saluran bersama Damkar dan kemudian memutus aliran listrik. Karena berbahaya," katanya.

"Kemudian temboknya sudah kita bobol dan Alhamdulillah air sudah mengalir. Cipayung ini sumbatannya ada di sini, kalau sumbatannya bisa dibuka, maka Cipayung Mas akan lancar alirannya," pungkasnya. (RED/RAC)

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

NASIONAL
Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung

Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung

Senin, 9 Februari 2026 | 16:54

Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Menutup Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan 2026

Pemkab Tangerang Menutup Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:27

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, menutup sementara tempat hiburan malam (THM) hingga restoran selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill