Connect With Us

Pisangan Tangsel Longsor, Perumahan Nerada Meluap

Rachman Deniansyah | Sabtu, 12 Juni 2021 | 07:01

Kawasan Perumahan Telkom Griya Satwika, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan terjadi longsor, Jumat, 11 Juni 2021 malam. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah Tangerang Selatan menyebabkan amblesnya bangunan turap yang berada di kawasan Perumahan Telkom Griya Satwika, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Jumat, 11 Juni 2021 malam. 

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, saat hujan masih mengguyur dengan intensitas yang cukup tinggi. 

"Saat itu hujan cukup besar, cukup deras walaupun sebentar, ditambah angin kencang," ujar Kepala RW 14 Kelurahan Pisangan, Tatang Kurniawan di lokasi. 

Guyuran air hujan itu, kata Tatang, menyebabkan turap setinggi sekitar 30 meter yang berhimpitan langsung dengan anak sungai Pesanggrahan longsor. 

"Kondisi di lokasi pun memang sudah labil tanahnya. Karena memang sebelumnya juga pernah longsor. Ini yang ketiga kalinya dengan kondisi sudah ada retaknya, ditambah hujan deras," kata Tatang. 

Namun parahnya, runtuhan puing turap yang longsor itu jatuh hingga menutup aliran anak sungai Pesanggrahan tersebut. 

Kawasan Perumahan Telkom Griya Satwika, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan terjadi longsor, Jumat, 11 Juni 2021 malam.

Dengan kondisi demikian, debit air sungai menjadi terhambat. Air pun meluap hingga merendam sejumlah rumah warga di Perumahan Nerada Estate, Cipayung, Cipayung Tangsel. 

"Jadi menutup anak kali Pesanggrahan. Dengan menutupnya aliran kali, maka air meluap. Mengakibatkan banjir di Kompleks tetangga, Nerada Estate," tuturnya. 

Pantauan di lokasi hingga pukul 00.45 WIB, luapan air sungai yang berimbas lantaran tertutup reruntuhan puing longsor itu, terpantau masih merendam sejumlah rumah warga yang berdekatan dengan bantaran anak sungai.

Ketinggian air bervariasi, mulai dari sebatas sebetis kaki orang dewasa, hingga sebatas mata kaki. 

Akibatnya, warga yang terdampak pun terpaksa harus mengungsi ke rumah tetangganya yang tak terendam air. 

Sementara itu di lokasi longsor, petugas telah memasang garis polisi untuk menandakan batas aman para warga. (RED/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

BANTEN
Didominasi Pajak, Proyeksi Pendapatan APBD Perubahan Banten 2026 Capai Rp9,75 Triliun

Didominasi Pajak, Proyeksi Pendapatan APBD Perubahan Banten 2026 Capai Rp9,75 Triliun

Rabu, 30 September 2026 | 11:59

Berdasarkan laporan Badan Anggaran DPRD Provinsi Banten, total proyeksi pendapatan daerah pada APBD Perubahan 2026 disepakati sebesar Rp9,750 triliun.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

KAB. TANGERANG
Kemarau Ekstrem, Warga Cukanggalih Tangerang Terpaksa Tempuh 2 KM Demi Dapatkan Air Bersih

Kemarau Ekstrem, Warga Cukanggalih Tangerang Terpaksa Tempuh 2 KM Demi Dapatkan Air Bersih

Selasa, 29 September 2026 | 22:57

Dampak kemarau panjang yang telah berlangsung selama enam bulan terakhir membuat warga Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengalami krisis air bersih yang parah.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill