Connect With Us

Turap di Perum Telkom Ciputat Masih Berpotensi Terjadi Longsor Susulan

Rachman Deniansyah | Senin, 14 Juni 2021 | 17:01

Banjir yang merendam sebagian rumah warga di Perumahan Nerada Estate, Cipayung, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, saat di benahi dengan kendaraan berat jenis Excavator, Senin, 14 Juni 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kondisi turap yang berada di kawasan Perumahan Griya Satwika Telkom, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan dinilai masih mengkhawatirkan dan berpotensi terjadi longsor susulan. 

Hal demikian dikatakan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cilliwung Cisadane (BBWSCC) Bambang Heri Mulyono di Kawasan Perumahan Nerada Estate, Cipayung, Ciputat, Tangsel, Senin, 14 Juni 2022. 

Kekhawatiran atas terjadinya longsor susulan itu, dapat dicermati dengan sejumlah gejala pada tanah di bangunan turap tersebut. 

"Kalau saya melihat gejalanya saja. Gejalanya itu sudah ada pergerakan. Saya melihat ini ada tanda-tandanya, ada gejalanya, ada pergerakan," ujar Bambang. 

Baca Juga :

Dengan adanya gejala seperti itu, Bambang menegaskan bahwa sangat diperlukan adanya evaluasi terkait keamanan turap. 

"Ya tentunya itu perlu dievaluasi lagi, dianalisis, apakah memang perlu tindakan atau seperti apa, nanti dari hasil evaluasi," katanya. 

Sebelumnya, turap yang berada di dalam kawasan Perumahan Griya Satwika Telkom, Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel, longsor setelah diguyur hujan dengan intensitas yang cukup deras, Jumat, 11 Juni 2021.

Namun parahnya, reruntuhan turap setinggj 30 sentimeter tersebut jatuh menghantam tembok pembatas perumahan yang berada di bawahnya. 

Akibatnya, material longsoran yang menyatu dengan tembok terjun hingga menghantam sejumlah rumah warga di Perumahan Nerada Estate, Cipayung, Ciputat, Tangsel. (RAZ/RAC)

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:59

Suzuki XL7 terbaru menjadi salah satu mobil yang paling banyak menarik perhatian pengunjung selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill