Connect With Us

Solusi Banjir di Periuk, Antara Turap atau Relokasi Warga

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 6 Februari 2020 | 18:59

Banjir dengan permukaan air setinggi 100 sentimeter masih menggenangi Perumahan Garden City, Periuk, Kota Tangerang, Selasa (4 /2 /2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com–Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan dalam mengatasi banjir tahunan yang melanda Perumahan Total Persada dan Garden City di Periuk lebih solutif merelokasi warga. 

Sebab, menurut dia, jumlah anggaran yang dikeluarkan dalam penanganan banjir tersebut lebih minim merelokasi rumah warga ketimbang membangun turap. 

"Lebih murah merelokasi. Cuma masyarakat enggak mau," ujarnya dalam jumpa pers di Plaza Puspemkot Tangerang, Kamis (6/2/2020). 

Konferensi pers Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah.

Pemerintah Kota Tangerang telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan banjir di Periuk. Salahsatunya membangun turap.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah.

Arief mengatakan turap yang bersebelahan dengan perumahan Total Persada telah dibangun dengan anggaran Rp38 miliar. Sementara turap yang akan mencegah banjir di Garden City belum dibangun.

Anggaran pembangunan turap, kata dia, jauh lebih mahal ketimbang merelokasi 400 rumah warga terdampak yang diestimasikan hanya Rp24 miliar. 

"Kata warga, enggak apa-apa lah Pak banjir setahun sekali ini'," kata Arief menyebut warga menolak direlokasi. 

Meskipun warga menolak, kata Arief, Pemkot Tangerang tetap optimis menanggulangi banjir ini. Ia menuturkan, pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil pengembang Garden City untuk turut terlibat mengatasi banjir. 

"Kita optimis. Karena ini banjir tahunan," pungkasnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TANGSEL
Pelajar Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan Sempat Terhenti

Pelajar Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan Sempat Terhenti

Senin, 10 Agustus 2026 | 18:57

Seorang pelajar tingkat SMA tewas seketika setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) rute Tanah Abang–Parung Panjang di Stasiun Jurangmangu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin sore 10 Agustus 2026.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50

Polda Banten mengerahkan sebanyak 5 unit armada Watercannon guna menyalurkan air bersih pada wilayah yang mengalami krisis air bersih di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill