Connect With Us

Diduga Gagal Menikah, Pemuda Tewas Gantung Diri di Kos-kosan Bencongan Tangerang

Yanto | Minggu, 4 Februari 2024 | 18:20

Lokasi kos-kosan tempat pemuda gantung diri diduga akibat gagal menikah di Jalan Tembaga Raya, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu 3 Febuari 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda ditemukan tewas gantung diri di kos-kosan, di Jalan Tembaga Raya, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu 3 Febuari 2024, dini hari.

Dugaan sementara, pemuda berinisial GS, 26, tersebut mengakhiri hidupnya lantaran gagal menikah dengan kekasih pujaan hatinya.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi sekitar Pukul 04.30 WIB. Warga melihat posisi jasad korban dalam kondisi sudah menggantung di dalam kamar kos dengan lehernya terikat seutas tali.

“Korban hanya mengenakan celana dan tidak memakai baju,” kata Wawan Ketua RT setempat kepada Tangerangnews, Minggu 4 Februari 2024.

Wawan mengatakan sebelum ditemukan tewas, sempat terjadi cekcok mulut antara korban dengan kekasihnya di depan kantor toko jasa di kawasan Perum 1.

“Dia bertengkar sama ceweknya, entah apa masalahnya, saya kurang tahu. Setelah kembali ke kosan, pacar korban pergi dari sana dan sempat ke warung kopi," jelasnya.

Kemudian, sekitar pukul 04.00 WIB subuh, kekasih korban kembali datang ke kosan. Dia pun terkejut saat menemukan korban sudah tewas gantung diri.

“Sejak kejadian, ceweknya nangis terus, infonya sih karena gagal nikah,” ungkap Wawan.

Korban diketahui warga asal Sumatera yang belum lama tinggal di rumah kontrakan tersebut.

"Korban baru tinggal dikontrakan ini selama 3 minggu. Sempat pemilik kontrakan meminta data untuk diserahkan ke RT, tapi tak kunjung dikasih," beber Wawan.

Sementara itu, Kasie Humas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) Iptu Wendi Afrianto membenarkan telah terjadi kasus bunuh diri di sebuah kontarakan di Jalan Tembaga Raya, RT08/09, Kelurahan Bencongan.

Dari keterangan kekasih korban berinsial ST, dia meninggalkan korban sekitar pukul 00.30 WIB setelah cek cok mulut.

"Dia pergi untuk menghindari keributan yang makin besar dengan cara berjalan kaki," jelasnya.

Sementara dari pantauan CCTV, ST kembali ke kosan dengan cara memanjat pagar gerbang jalan perumahan sekitar pukul 04.00 WIB.

ST menuju kamar kosan dan membuka pintu yang tidak terkunci. Ia menemukan korban berdiri di depan jendela dalam keadaan sudah tidak bernyawa. ST langsung berteriak histeris dan meminta tolong pada warga.

Hasil visum sementara dari RSUD Kabupaten Tangerang, tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Pihak keluarga korban pun menerima kejadian ini sebagai musibah.

"Keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi serta membuat pernuataan tidak menuntut pihak mana pun di kemudian harinya," kata Wendi.

KAB. TANGERANG
Kemarau Ekstrem, 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Status Awas Kekeringan

Kemarau Ekstrem, 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Status Awas Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 | 12:54

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 25 Kecamatan di wilayahnya memasuki status Awas Bencana Kekeringan imbas kemarau ekstrem yang disebabkan fenomena El Nino Godzilla.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

HIBURAN
Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Selasa, 15 September 2026 | 14:46

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill